Di Taman Ismail Marzuki, Minggu lalu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf lebih akrab disapa Gus Ipul menyinggung soal program baru pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis, atau MBG, bakal diperluas jangkauannya. Tak hanya untuk lansia, tapi juga menyasar para penyandang disabilitas.
“Kita prioritaskan yang paling membutuhkan,” tegas Gus Ipul usai menghadiri perayaan HUT ke-60 Pertuni.
Menurutnya, fokus awal akan diberikan kepada kelompok disabilitas yang masuk dalam golongan ekonomi desil 1 sampai 4. Itu artinya, mereka yang berada di lapisan terbawah secara penghasilan. Sayangnya, alokasi untuk tahap awal ini masih terbatas. Gus Ipul mengakui, saat ini Kemensos baru memiliki kuota sekitar 35 ribu penerima dari kalangan disabilitas.
Padahal, angka penyandang disabilitas di Indonesia jauh lebih besar. Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mencatat ada lebih dari 15 juta orang. Namun, data itu sendiri masih dalam proses verifikasi dan pengelompokan. Pemerintah sedang memilah, siapa saja yang benar-benar masuk kategori rentan.
“Nanti kita tunggu hasilnya,” ujar Gus Ipul. “Karena mereka ini juga banyak yang sudah punya usaha, sukses. Tapi banyak juga yang masih memerlukan perlindungan. Kalau datanya akurat, insyaallah intervensi kita juga makin tepat sasaran.”
Artikel Terkait
Polisi Periksa Reza Arap dan Teman Dekat Terkait Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah
Kekasih Lula Lahfah Diperiksa Polisi Besok, Obat-obatan Jadi Barang Bukti
Prabowo Curi Waktu di Davos, Minta Saran Zidane untuk Sepak Bola Indonesia
Makassar Jadi Panggung Politik Terbuka PSI di Rakernas Perdana