Meksiko tampaknya sedang mempertimbangkan langkah serius: menghentikan pasokan minyaknya ke Kuba. Rupanya, ada kekhawatiran nyata di ibu kota bahwa kebijakan ini bisa memicu reaksi keras dari Amerika Serikat.
Ini semua berawal dari situasi di Venezuela. Blokade AS terhadap kapal tanker minyak Venezuela bulan Desember lalu, ditambah penangkapan dramatis Presiden Nicolas Maduro awal bulan ini, benar-benar memutus aliran minyak Caracas ke Havana. Akibatnya, Meksiko jadi satu-satunya pemasok utama buat Kuba yang sedang dilanda krisis energi dan pemadaman listrik berkepanjangan. Nah, peran vital inilah yang justru membuat Meksiko masuk dalam sorotan Washington.
Tekanan dari utara terasa semakin kuat. Presiden Donald Trump dengan tegas menyatakan Kuba "siap untuk tumbang."
Artikel Terkait
BGN Hentikan Sementara 2.004 SPPG di Jawa dan Sumatera Akibat Belum Miliki Sertifikat Laik Higiene
Dolar AS Menguat Signifikan di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Gunung Semeru Erupsi Empat Kali, Kolom Abu Capai 600 Meter
Menpora Erick Thohir Kecam Pelecehan Seksual oleh Pelatih Kickboxing di Jawa Timur