Dalam unggahan di Truth Social-nya tanggal 11 Januari, Trump menegaskan, "TIDAK AKAN ADA LAGI MINYAK ATAU UANG YANG AKAN DIKIRIM KE KUBA - NOL!"
Di sisi lain, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sebelumnya bersikukuh akan melanjutkan pengiriman. Alasannya, ini berdasarkan kontrak jangka panjang dan lebih dilihat sebagai bentuk bantuan internasional.
Namun begitu, situasinya ternyata tidak sesederhana itu. Menurut sejumlah sumber senior dalam pemerintah Meksiko, kebijakan pengiriman minyak ini kini sedang ditinjau ulang secara internal. Kekhawatiran di kalangan kabinet Sheinbaum mulai meningkat mereka takut langkah ini malah akan menyulut permusuhan terbuka dengan pemerintahan Trump. Jadi, meski pernyataan resmi masih optimis, di balik layar negosiasi dan pertimbangan ulang sedang berlangsung dengan cukup serius.
Artikel Terkait
Kapolri Gulirkan Rotasi Besar-besaran, 85 Perwira Polri Bergeser
Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia di Apartemen Mewah Dharmawangsa
Bareskrim Geledah Kantor DSI, Dugaan Penipuan dan Pencucian Uang Terkuak
KPK Periksa Dito Ariotedjo, Bukti Kasus Kuota Haji Menguat