Dalam unggahan di Truth Social-nya tanggal 11 Januari, Trump menegaskan, "TIDAK AKAN ADA LAGI MINYAK ATAU UANG YANG AKAN DIKIRIM KE KUBA - NOL!"
Di sisi lain, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum sebelumnya bersikukuh akan melanjutkan pengiriman. Alasannya, ini berdasarkan kontrak jangka panjang dan lebih dilihat sebagai bentuk bantuan internasional.
Namun begitu, situasinya ternyata tidak sesederhana itu. Menurut sejumlah sumber senior dalam pemerintah Meksiko, kebijakan pengiriman minyak ini kini sedang ditinjau ulang secara internal. Kekhawatiran di kalangan kabinet Sheinbaum mulai meningkat mereka takut langkah ini malah akan menyulut permusuhan terbuka dengan pemerintahan Trump. Jadi, meski pernyataan resmi masih optimis, di balik layar negosiasi dan pertimbangan ulang sedang berlangsung dengan cukup serius.
Artikel Terkait
Pemerintah Kebut Persiapan Jalan dan Sistem Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran 2026
DPR Sahkan Lima Nama Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2031
IHSG Mengawali Perdagangan dengan Kenaikan Tipis di Tengah Sentimen Global Campur Aduk
BBC Masuki Markas Rahasia Batalion Perempuan Kurdi di Tengah Ketegangan Iran-AS