"Pada tanggal 1 Juni 2026, tarif akan dinaikkan menjadi 25%. Tarif ini akan jatuh tempo dan harus dibayar sampai tercapai kesepakatan untuk pembelian Greenland secara lengkap dan total," imbuhnya dalam unggahan yang sama.
Di sisi lain, Trump punya pembenaran sendiri. Dia menilai langkah negara-negara Eropa itu bukan main-main, melainkan sebuah permainan berbahaya yang memicu risiko. Nah, menurutnya, menaikkan tarif justru merupakan langkah untuk menjaga perdamaian global. Gagasan yang bagi banyak pengamat terdengar paradoks.
"Negara-negara ini, yang memainkan permainan yang sangat berbahaya ini, telah menempatkan tingkat risiko yang tidak dapat diterima atau berkelanjutan," kata Trump.
Dia kemudian menambahkan, "Oleh karena itu, sangat penting bahwa, untuk melindungi Perdamaian dan Keamanan Global, tindakan tegas diambil agar situasi yang berpotensi berbahaya ini berakhir dengan cepat, dan tanpa keraguan."
Jadi, begitulah situasinya sekarang. Ancaman tarif yang bisa mengguncang hubungan transatlantik, semua bermuara pada sebuah pulau es di utara yang terus memicu imajinasi sang mantan presiden.
Artikel Terkait
ELT Rusak, Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros Andalkan Cara Manual
Macron Geram, Ancaman Tarif Trump untuk Greenland Picu Ancang-ancang Eropa
Motor Tercebur di Kali Cileungsi, Pengendara Selamat Berkat Lompatan Cepat
Menteri KKP Konfirmasi Tiga Stafnya Ada di Pesawat yang Diduga Jatuh di Maros