MURIANETWORK.COM - Bandara Arung Palakka di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, bersiap membuka kembali pintu operasionalnya pada 26 Februari mendatang. Pembukaan ini tidak hanya menandai kembalinya aktivitas penerbangan setelah jeda perawatan, tetapi juga diwarnai dengan peluncuran rute baru yang dinanti: Bone-Morowali. Maskapai Fly Jaya akan melayani rute tersebut dengan tarif yang disebutkan mulai dari Rp500 ribuan, menjawab tingginya permintaan mobilitas antara kedua wilayah.
Rute Baru Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga
Konfirmasi mengenai jadwal operasional ini disampaikan langsung oleh Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Arung Palakka, Andi Indar Gunawan. Ia menjelaskan bahwa tingginya minat terhadap rute Bone-Morowali sangat wajar, mengingat adanya ikatan sosial ekonomi yang kuat antara kedua daerah tersebut.
Banyak warga asal Bone yang membangun kehidupan di Morowali, baik sebagai pekerja maupun pengusaha. Kehadiran rute udara langsung diharapkan dapat memangkas waktu dan kesulitan perjalanan yang selama ini ditempuh.
"Untuk rute Bone-Morowali, Insya Allah juga mulai kita layani pada 26 Februari nanti," jelas Andi Indar. "Memang permintaan untuk rute ini sangat tinggi, apalagi banyak warga Bone di Morowali, baik itu yang bekerja maupun mendirikan usaha di sana."
Jadwal dan Durasi Penerbangan
Rute baru ini akan dioperasikan dua kali dalam seminggu, setiap hari Kamis dan Minggu. Dari sisi jadwal, penerbangan dari Morowali akan berangkat pukul 08.25 WITA dan diperkirakan mendarat di Bone sekitar pukul 09.35 WITA.
Sebaliknya, penerbangan dari Bandara Arung Palakka akan lepas landas menuju Morowali pada pukul 10.05 WITA, dengan waktu tiba pukul 11.15 WITA. Dengan demikian, waktu tempuh perjalanan udara antara kedua kota relatif singkat.
"Waktu tempuh hanya sekitar 1 jam 10 menit," ungkapnya.
Dampak Ekonomi dan Harapan ke Depan
Keberadaan rute ini bukan sekadar soal konektivitas transportasi. Pihak pengelola bandara melihatnya sebagai sebuah terobosan yang berpotensi mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan. Mobilitas barang dan jasa yang lebih lancar, serta efisiensi waktu perjalanan para pekerja dan pelaku usaha, diyakini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Andi Indar Gunawan menutup perbincangan dengan harapan yang optimis terhadap manfaat dari operasional rute ini bagi masyarakat luas. Ia juga membuka peluang untuk pengembangan jaringan penerbangan lainnya di masa depan.
“Semoga masyarakat merasakan manfaatnya, dan ke depan semakin banyak konektivitas yang bisa kita buka,” tutupnya.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2,9 Juta per Gram
Pengemudi Diduga Ngantuk Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla, Ganti Rugi Rp25 Juta
Residivis Pencuri Motor Ustaz di Surabaya Babak Belur Dihajar Massa
Kos-kosan di Makassar Hangus Terbakar, Seluruh Penghuni Selamat karena Salat Tarawih