Di tengah keprihatinan pasca banjir bandang, ada secercah kabar baik dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ia menyampaikan bahwa gelondongan kayu yang hanyut terbawa arus boleh dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Kayu-kayu itu, menurutnya, bisa diolah untuk berbagai keperluan mendesak.
"Koordinasi kita dengan Menteri Kehutanan sudah clear bahwa kayu-kayu itu dapat dimanfaatkan oleh warga," ujar Tito saat berada di Banda Aceh, Sabtu lalu.
"Itu misalnya untuk membangun rumah, pagar, dan lain-lain, jembatan, silakan," tambahnya.
Namun begitu, Tito langsung memberikan catatan penting. Pemanfaatan ini punya batasan yang tegas. Kayu-kayu tersebut sama sekali tidak boleh diambil oleh perusahaan komersial untuk kemudian dijual kembali. Poin ini ia tekankan berulang.
Artikel Terkait
Siaga Banjir di Pluit, Polairud Kerahkan Perahu Pantau Permukiman Rawan
Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Air Mata Haru dan Target 500 Titik
Guru Terluka di Banjir Pademangan Dievakuasi dengan Perahu Karet
Mendagri Tinjau Jembatan Roboh di Bener Meriah, Soroti Ancaman Tersembunyi di Balik Rumah yang Utuh