Presiden Prabowo Subianto tampaknya tak terlalu khawatir dengan tenggat waktu. Ia mengaku legowo jika target swasembada energi tak tercapai dalam lima tahun masa pemerintahannya. Bahkan, menurutnya, butuh waktu enam atau tujuh tahun pun tak masalah.
Baginya, yang terpenting adalah arah dan komitmen. "Kita harapkan dalam 5 tahun kita bisa mencapai ini," ujarnya. "Tapi tidak ada masalah kalau tidak 5 tahun, tahun ke-6. Kalau tidak tahun ke-6, tahun ke-7. Yang penting kita harus menuju ke situ."
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan RDMP Balikpapan, Senin lalu. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa kemandirian pangan dan energi adalah hal mendasar bagi negara merdeka. Dan Indonesia, kata dia, punya sumber daya yang luar biasa besar untuk mewujudkannya.
Ia lalu menyebutkan sejumlah potensi yang dimiliki. Cadangan batu bara kita salah satu yang terbesar di dunia. Tak hanya itu, dari tanaman seperti kelapa sawit, kita bisa menghasilkan biodiesel. Ada juga proyek gasifikasi batu bara menjadi DME yang bisa menggeser impor LPG.
"Kita juga bisa hasilkan bensin, kita bisa hasilkan produk-produk energi lainnya," terangnya dengan nada optimis.
Artikel Terkait
VKTR Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi dengan Truk Listrik
Danantara Godok Skema Holding Maskapai Garuda, Citilink, dan Pelita Air
Sari Roti Rencanakan Diversifikasi ke Bisnis Pakan Ternak dari Limbah Produksi
IHSG Menguat Tipis ke 8.235,49 Didorong Aksi Beli di Saham-Saham Emiten Tertentu