Mendagri Tinjau Jembatan Roboh di Bener Meriah, Soroti Ancaman Tersembunyi di Balik Rumah yang Utuh

- Senin, 12 Januari 2026 | 20:35 WIB
Mendagri Tinjau Jembatan Roboh di Bener Meriah, Soroti Ancaman Tersembunyi di Balik Rumah yang Utuh

Kabut masih menggantung di lereng bukit Bener Meriah ketika Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, tiba untuk melihat sendiri dampak banjir dan longsor yang melanda. Sebagai Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana Sumatra, kunjungannya bukan sekadar formalitas. Ia ingin memastikan kondisi riil di lapangan, mulai dari infrastruktur yang hancur, permukiman warga, hingga langkah-langkah mendesak yang harus diambil termasuk rencana relokasi bagi mereka yang tinggal di zona rawan.

Salah satu titik yang ia datangi adalah Jembatan Jamur Ujung di Kecamatan Wih Pesam. Pemandangannya memprihatinkan. Jembatan itu roboh, terpelanting oleh amukan air.

"Ini betul-betul longsor terjadi ini," ujar Tito, menatap bekas jembatan yang porak-poranda.

"Sungai yang tadinya kecil [menjadi] lebar seperti ini dan (membuat) jembatan roboh."

Penjelasannya disampaikan Senin (12/1/2026), merujuk pada peninjauan yang dilakukan sehari sebelumnya, Minggu (11/1). Menurutnya, kerusakan parah ini dipicu perubahan aliran sungai yang tiba-tiba melebar, menggerus struktur tanah di bawah pondasi jembatan hingga ambruk.

Di sisi lain, Tito tak pelit memberi apresiasi. Ia menyoroti gerak cepat TNI dalam penanganan darurat. Perbaikan sementara, katanya, bisa diselesaikan dalam hitungan hari sehingga akses warga kembali pulih.

"Tapi alhamdulillah ini teman-teman dari TNI cepat sekali ini 10 hari, di sana 4 hari, selesai," ungkapnya.


Halaman:

Komentar