Hujan deras masih mengguyur Ibu Kota. Di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, situasinya mulai mencemaskan. Menyikapi hal ini, Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung bergerak. Mereka mengerahkan patroli SAR untuk mengantisipasi dua hal: dampak curah hujan lokal dan ancaman banjir kiriman dari Bogor serta Katulampa.
Sepuluh personel diterjunkan ke lapangan. Mereka tak datang dengan tangan kosong. Satu unit perahu karet dan satu skiff boat disiagakan untuk melakukan pemantauan ketat di permukiman-permukiman yang rawan terendam.
Menurut Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, operasi ini punya dua tujuan utama. Yakni memastikan keamanan situasi dan sekaligus menenangkan hati warga yang khawatir.
"Personel kami melaksanakan kontrol di sekitar permukiman warga serta melakukan perondaan untuk memastikan kondisi tetap terkendali,"
ujarnya, Senin (12/1/2026).
Artikel Terkait
Rumah Terduga Bandar Narkoba Digeruduk Massa, Kericuhan Keempat Terjadi di Rohil
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat
Foton eMiler, Truk Listrik dengan Kabin Lapang dan Akselerasi Halus, Siap Operasi di Indonesia
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz