Hujan deras masih mengguyur Ibu Kota. Di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, situasinya mulai mencemaskan. Menyikapi hal ini, Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung bergerak. Mereka mengerahkan patroli SAR untuk mengantisipasi dua hal: dampak curah hujan lokal dan ancaman banjir kiriman dari Bogor serta Katulampa.
Sepuluh personel diterjunkan ke lapangan. Mereka tak datang dengan tangan kosong. Satu unit perahu karet dan satu skiff boat disiagakan untuk melakukan pemantauan ketat di permukiman-permukiman yang rawan terendam.
Menurut Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, operasi ini punya dua tujuan utama. Yakni memastikan keamanan situasi dan sekaligus menenangkan hati warga yang khawatir.
"Personel kami melaksanakan kontrol di sekitar permukiman warga serta melakukan perondaan untuk memastikan kondisi tetap terkendali,"
ujarnya, Senin (12/1/2026).
Artikel Terkait
Sidang Maraton 12 Jam, 9 Eks Petinggi Pertamina dan Mitra Divonis 9-15 Tahun Penjara
Prabowo dan Presiden UEA Bahas Peningkatan Investasi dalam Pertemuan Bilateral
Pengadilan Vonis 15 Tahun Penjara untuk Anak Riza Chalid atas Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp285 Triliun
Pemerintah AS Ajukan Permintaan ke Mahkamah Agung untuk Cabut Status Perlindungan Warga Suriah