Rumah Terduga Bandar Narkoba Digeruduk Massa, Kericuhan Keempat Terjadi di Rohil

- Senin, 13 April 2026 | 10:30 WIB
Rumah Terduga Bandar Narkoba Digeruduk Massa, Kericuhan Keempat Terjadi di Rohil

Kericuhan Kembali Meledak di Rohil, Rumah Terduga Bandar Narkoba Digeruduk Massa

Panipahan, Rokan Hilir – Untuk keempat kalinya, suasana di Kecamatan Pasir Limau Kapas berubah mencekam. Aksi massa yang berujung ricuh kembali pecah, menandai puncak kekecewaan warga yang sudah lama tertahan. Kali ini, sasaran kemarahan mereka adalah sebuah rumah di kawasan Simpang Migrasi, Kepenghuluan Panipahan, yang diduga kuat menjadi sarang pengedar narkoba.

Ratusan orang bergerak. Dengan emosi yang sudah memuncak, mereka menyerbu rumah yang disebut-sebut milik seorang berinisial HS. Menurut sejumlah saksi, aksi ini merupakan bentuk protes keras karena peredaran gelap narkoba di wilayah mereka dinilai tak kunjung diberantas tuntas oleh aparat. Kesabaran mereka benar-benar habis.

Kayu dijadikan alat pendobrak. Massa memaksa masuk, tak peduli lagi dengan konsekuensinya. Begitu masuk, barang-barang berhamburan dikeluarkan dan dibakar di depan rumah. Ada juga yang terlihat menjarah beberapa barang. Suasana kacau, penuh amarah, dan hampir tak terkendali.

Di tengah kerusuhan itu, warga justru menemukan barang bukti yang menguatkan kecurigaan mereka. Alat isap sabu atau bong dan ratusan plastik klip kecil bertebaran. Barang-barang itu diduga kuat digunakan untuk menyimpan dan mengonsumsi sabu-sabu.

Upaya meredakan aksi nyaris tak berarti. Jumlah massa yang membludak jauh melampaui personel polisi yang berjaga di lokasi. Situasi benar-benar lepas kendali untuk beberapa saat.

"Ini ada barang bukti dalam bentuk plastik dan bong akan kami tindaklanjuti," ujar AKP M Sodikin, Kasat Reskrim Polres Rohil, di lokasi kejadian.

Ia menegaskan bahwa temuan warga akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun begitu, pernyataan itu tampaknya belum sepenuhnya meredakan gejolak.

Harapan warga sebenarnya sederhana: mereka ingin polisi bertindak tegas. Memberantas sampai ke akar-akarnya jaringan narkoba yang merusak generasi muda dan mengganggu ketertiban kampung mereka. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada penetapan tersangka terkait pemilik rumah yang dituding sebagai bandar itu. Ketegangan masih menyisakan tanda tanya besar tentang langkah apa yang akan diambil selanjutnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar