Rekam jejak Rizki Abdul Rahman Wahid, sosok yang melaporkan komika Pandji Pragiwaksono, mulai banyak dibicarakan. Perlahan-lahan, latar belakangnya yang sebelumnya tak banyak diketahui publik mulai terkuak.
Setelah sebelumnya ramai dituding mencatut nama besar organisasi seperti NU dan Muhammadiyah, kini namanya dikait-kaitkan dengan lingkaran Gibran Rakabuming Raka. Ada benang merah yang coba ditarik oleh sejumlah pengamat.
Wartawan senior Agi Betha, misalnya, mengungkap sebuah fakta menarik. Menurutnya, Rizki pernah tampil sebagai narasumber dalam sebuah diskusi nasional. Acara itu diselenggarakan oleh Progib Nusantara, yang notabene adalah relawan pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 lalu.
“Ini yang menarik, (Rizki) sebagai juniornya Aminuddin Ma'ruf. Nah, ini teman-teman yang sudah nyambung ke situ pasti paham siapa Aminuddin Maruf,”
Ujar Agi dalam siniar Off The Record FNN, Minggu lalu.
Nama Aminuddin Maruf sendiri bukanlah sosok asing di kancah politik praktis. Dia adalah mantan tim pemenangan Prabowo-Gibran yang sekarang menduduki posisi Wakil Kepala BP BUMN. Keterkaitan Rizki dengannya ternyata cukup erat; keduanya sama-sama punya akar di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Aminuddin pernah memimpin organisasi itu di tingkat nasional, sementara Rizki pernah mengepalai cabangnya di periode 2020-2022. Jadi, hubungan senior-junior di antara mereka terlihat cukup jelas.
Di sisi lain, Agi juga menyoroti kedekatan Aminuddin Maruf dengan kekuatan politik yang sedang berjaya. Dia sering terlihat mendampingi Jokowi dan Gibran selama masa kampanye Pilpres.
“Aminuddin Ma'ruf ikut Gibran bagi-bagi susu (di CFD Jakarta), dia memegang kardus susunya, kampanye pas CFD, sudah diingatkan juga sama Panwaslu waktu itu,” jelas Agi lebih lanjut.
Dari serpihan informasi itu, Agi sepertinya ingin publik menyimpulkan sendiri arah politik Rizki. “Jadi kita dapat gambaran ya sekarang petanya,” pungkasnya. Narasinya pun jadi terasa lebih hidup, bukan sekadar daftar fakta kering.
Semua keterkaitan ini tentu saja menambah warna baru pada kasus pelaporan terhadap Pandji. Dari sosok yang mengklaim berasal dari gerakan muda NU, kini jejaknya justru mengarah ke pusat-pusat kekuasaan yang lain. Lumayan rumit, memang.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar