Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya target jelas untuk program beasiswa LPDP Jakarta. Ia ingin program yang sepenuhnya diatur oleh Pemprov DKI itu mulai berjalan pada 2027. Tapi, skemanya sendiri masih dalam tahap persiapan.
"Kalau LPDP saya, hanya mengurusi LPDP Jakarta, dan itu belum mulai," ujar Pramono di Jakarta Selatan, Kamis lalu.
Ia kemudian menambahkan, "Tapi intinya, saya berharap mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai untuk LPDP Jakarta."
Rencana ini bukan wacana kosong. Untuk mewujudkannya, Pramono sudah mulai bergerak. Baru tiga hari sebelumnya, ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pimpinan LPDP pusat, Pak Dwi Larso, didampingi Kadisdik DKI, Bu Nana. Pertemuan itu membahas hal-hal teknis, mulai dari pendanaan sampai mekanisme penerimaan beasiswa.
Namun begitu, jalan menuju 2027 ternyata tak mulus. Pramono mengungkapkan, sebenarnya program ini bisa diluncurkan tahun ini. Sayangnya, ada kendala besar: pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta oleh pemerintah pusat yang mencapai Rp15 triliun.
"Sebenarnya kalau kemarin Dana Bagi Hasil untuk Jakarta tidak dipotong Rp15 triliun, saya sudah canangkan pada waktu itu," jelasnya dengan nada kecewa yang tersamar.
Artikel Terkait
Mendag Targetkan Transaksi TEI 2026 Capai USD 17,5 Miliar
Imsak Jakarta Jumat 27 Februari 2025 Pukul 04.33 WIB
Pemprov DKI Wajibkan Warga Lapor Sebelum Mudik Lebaran 2026
Amerika Serikat Hibahkan Rp 41,75 Miliar untuk Perencanaan Smart City IKN