Buktinya? Coba lihat laporan Ukrenergo, operator listrik negara. Serangan drone skala besar Rusia pada Kamis (8/1) melumpuhkan aliran listrik di Zaporizhzhia. Ribuan orang langsung terjerembab dalam kegelapan dan kedinginan.
Di sisi lain, upaya perbaikan terus dipacu. Oleksiy Kuleba, Menteri Restorasi, lewat media sosial mengabarkan bahwa pekerjaan darurat masih berlangsung di Dnipropetrovsk. Targetnya satu: mengembalikan pemanas dan air untuk lebih dari satu juta pelanggan yang terdampak.
Angkatan Udara Ukraina mencoba menghalau serangan. Mereka melaporkan bahwa dari 97 drone yang diluncurkan Rusia, 70 berhasil ditembak jatuh. Namun, sayangnya, 27 lainnya lolos. Drone-drone itu menghantam berbagai lokas, meski detailnya tidak diungkap lebih lanjut.
Kerusakan yang terjadi pun terbilang parah. Vladyslav Gaivanenko, kepala otoritas militer di Dnipropetrovsk, mengonfirmasi bahwa infrastruktur energi penting di wilayahnya mengalami kerusakan serius akibat hantaman tersebut. Situasinya benar-benar kacau.
Artikel Terkait
KPK Gelar OTT Perdana 2026, Kantor Pajak dan Perusahaan Tambang Jadi Sasaran
Trump Siap Bantu Iran, Gelombang Protes Makin Mengguncang
Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban
Ahli Geologi Turun Tangan Selidiki Lubang Ajaib di Sawah Pombatan