Liam Rosenior pasti lega. Debutnya sebagai pelatih kepala Chelsea berakhir dengan kemenangan telak 5-1 atas Charlton Athletic di Stadion The Valley, Minggu dini hari tadi. Ronde ketiga Piala FA itu menjadi panggung pertama Rosenior memimpin The Blues langsung dari pinggir lapangan, dan hasilnya tak mengecewakan.
Ia baru saja resmi ditunjuk menggantikan Enzo Maresca yang dipecat, dengan kontrak hingga 2032. Pengumuman dari manajemen klub itu keluar Selasa lalu, dan hanya berselang beberapa hari, Rosenior sudah harus turun tangan.
Untuk laga ini, ia menurunkan starting eleven yang cukup menarik. Di bawah mistar gawang ada Filip Jorgensen. Lini belakang diisi Josh Acheampong, Tosin Adarabioyo, Benoit Badiashile, dan Jorrel Hato. Sementara di lini tengah dan depan, Andrey Santos, Moises Caicedo, Facundo Buonanotte, Alejandro Garnacho, Jamie Gittens, serta Marc Guiu mendapat kepercayaan.
Charlton, yang berstatus tuan rumah, membalas dengan barisan: William Mannion; Keenan Gough, Lloyd Jones, Amari Bell; Conor Coventry, Sonny Carey, Greg Docherty, James Bree, Tyreece Campbell, Miles Leaburn, dan Charlie Kelman.
Sejak awal, Chelsea memang lebih banyak memegang kendali. Dominasi itu terasa. Charlton sesekali mencoba membalas, tapi ancaman mereka nyaris tak membuat jantung Jorgensen berdebar lebih kencang. Pertahanan Chelsea terlihat solid.
Namun begitu, gol pertama baru tercipta di penghujung babak pertama, tepatnya di menit 45 5. Jorrel Hato yang melepaskan sepakan voli di dalam kotak penalti, dan bola melesat tak terbendung. 1-0 untuk tamu.
Statistik babak pertama menggambarkan situasi dengan jelas. Penguasaan bola Chelsea mencapai 78 persen! Mereka melepaskan 11 tembakan, dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang. Sangat kontras dengan Charlton yang hanya mampu membuat 4 percobaan, dan tak satupun on target.
Babak kedua baru berjalan lima menit, Chelsea menggandakan keunggulan. Tosin Adarabioyo dengan sundulannya yang akurat menyambut umpan tendangan bebas Buonanotte. Gawang Mannion bobol untuk kedua kalinya.
Di sisi lain, Charlton sempat membuka harapan. Di menit 57, sundulan keras Lloyd Jones dari sepak pojok masih bisa ditepis Jorgensen. Sayangnya, bola muntah itu jatuh di kaki Miles Leaburn yang langsung menyodoknya masuk. 2-1. Semangat tuan rumah berkobar sejenak.
Tapi Chelsea terlalu kuat. Hanya lima menit berselang, mereka kembali menjauh. Alejandro Garnacho menunjukkan akselerasinya, menerobos ke kotak penalti sebelum memberi umpan tarik datar. Marc Guiu yang menyambut dengan tendangan pertama dari bibir kotak penalti, mencetak gol ketiga untuk The Blues.
Memasuki waktu tambahan, Chelsea masih haus gol. Di menit 90 1, pengganti Pedro Neto beraksi. Setelah menggocek satu pemain lawan di area terlarang, ia melepaskan tembakan rendah yang menemukan sudut sempit. 4-1.
Drama belum berakhir. Dua menit berselang, wasit menunjuk titik putih. William Mannion menjatuhkan Estevao, pemain pengganti lainnya, di dalam kotak penalti.
Enzo Fernandez yang maju sebagai eksekutor di menit 90 4, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya menutup pertandingan dengan skor 5-1 untuk kemenangan mutlak Chelsea. Debut manis untuk Liam Rosenior.
Artikel Terkait
PSM Makassar Kehilangan Yuran Fernandes, Manajemen Tunggu Pelatih Baru Sebelum Tentukan Komposisi Pemain Asing
FIFA Terancam Gugatan Hukum soal Rencana Larangan Bendera Iran Era Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Alfian/Fikri Kalah dari Wakil India di Final Singapura Open 2026, Indonesia Pulang Tanpa Gelar
Fajar/Fikri Kalah dari Wakil India di Final Singapore Open 2026