KSP Dudung dan OSO Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

- Minggu, 31 Mei 2026 | 20:50 WIB
KSP Dudung dan OSO Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman melayat ke rumah duka mantan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, di Perumahan Puri Wira Bhakti Cikeas, Bogor, Minggu (31/5/2026) malam. Kepergian tokoh militer dan negarawan itu menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para sahabat dan kolega yang hadir memberikan penghormatan terakhir. Selain Dudung, tampak pula Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa OSO, turut hadir di lokasi yang sama.

Dalam kesempatan itu, Dudung Abdurachman mengenang Ryamizard sebagai sosok prajurit sejati yang memiliki dedikasi luar biasa terhadap pengembangan organisasi TNI. Menurutnya, almarhum adalah prajurit tulen yang tidak pernah mengenal kata menyerah dalam membangun institusi pertahanan negara.

"Beliau prajurit sejati, prajurit tulen yang betul-betul prajurit profesional, prajurit pejuang. Beliau tidak kenal menyerah bagaimana mengembangkan organisasi, banyak hal-hal yang beliau kembangkan," ujar Dudung kepada wartawan di rumah duka, Minggu (31/5/2026) malam.

Dudung mengungkapkan bahwa dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan almarhum. Saat Ryamizard menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung masih menjadi Komandan Batalyon. Ia mengaku banyak mendapatkan arahan langsung dari sang jenderal, terutama saat pelaksanaan operasi darurat militer di Aceh.

"Beliaulah yang mengarahkan, memimpin pada saat kita melaksanakan operasi darurat militer di Aceh. Beliau juga yang menerapkan tentang bagaimana TNI harus kembali ke barak," tuturnya.

Lebih dari itu, Dudung menyebut bahwa Ryamizard selalu menekankan pentingnya kedekatan prajurit dengan rakyat. Prinsip pembinaan teritorial yang diajarkan almarhum sangat sederhana namun mendalam: berbuat baiklah kepada rakyat. Menurut Dudung, pesan itu kerap disampaikan Ryamizard di berbagai kesempatan di lingkungan TNI Angkatan Darat.

"Yang terkenal di jajaran TNI Angkatan Darat, tidak usah berbicara tentang pembinaan teritorial yang muluk-muluk, hanya satu saja kalimatnya adalah 'baik-baik dengan rakyat'. Itu beliau sering sampaikan," ucapnya.

Di sisi lain, Oesman Sapta Odang atau OSO mengenang Ryamizard sebagai sahabat sejati yang telah dikenalnya selama hampir 60 tahun. Ia menyebut almarhum sebagai sosok pemberani sejak masa muda, bahkan sebelum resmi menjadi tentara.

"Beliau saya kenal dari muda, dari belum jadi tentara di Pontianak, waktu muda dia belum jadi tentara sudah pakai baju loreng, lantas sudah bawa senjata, dan memang pemberani. Saya kenal sudah hampir 60 tahun," kata OSO kepada wartawan.

OSO mengaku baru saja kembali dari Kalimantan dan tengah berada di Bandung untuk bersilaturahmi keluarga saat merayakan Idul Adha 2026. Begitu mendengar kabar duka, ia langsung bergegas menuju rumah duka di Cikeas.

"Dia seorang teman yang tidak gampang berteman sama dia, tapi kalau berteman sama dia, sangat-sangat setia dan bersahabat. Saya mengenal dia dan keluarganya, adik-adiknya, saya kenal sekali sehingga saya merasa kehilangan," tuturnya.

Jenazah Ryamizard Ryacudu direncanakan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2026). Sebelumnya, jenazah telah disalatkan di rumah duka sekitar pukul 18.19 WIB, usai salat Magrib.

Berdasarkan siaran pers dari Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai pemimpin dengan dedikasi tinggi, keteguhan prinsip, serta kecintaan yang besar terhadap Tanah Air. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Kementerian Pertahanan akan menggelar serangkaian upacara militer.

Jenazah almarhum dijadwalkan tiba di Kementerian Pertahanan pada Senin pagi, 1 Juni 2026 pukul 07.30 WIB, dan akan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika. Upacara persemayaman akan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan selaku Inspektur Upacara. Selanjutnya, upacara pelepasan jenazah dari Kementerian Pertahanan akan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB, sebelum diberangkatkan menuju TMPN Kalibata.

Prosesi pemakaman akan dilakukan secara militer dengan upacara pemakaman yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI selaku Inspektur Upacara. Penghormatan negara ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan pengabdian almarhum yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya bagi bangsa dan negara Indonesia.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar