Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Sebut Pelaku Orang-Orang Pengecut dari Balik Perawatan

- Jumat, 03 April 2026 | 21:25 WIB
Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Sebut Pelaku Orang-Orang Pengecut dari Balik Perawatan

Lewat rekaman suara yang terdengar lirih namun tegas, Andrie Yunus menyampaikan rasa terima kasihnya. Wakil Koordinator KontraS itu berbicara dari balik perawatan intensif, mengapresiasi semua dukungan yang mengalir setelah dirinya menjadi korban penyiraman air keras. Menurutnya, pelaku aksi itu tak lain adalah "orang-orang yang pengecut."

"Halo kawan-kawan," ucap Andrie dalam rekaman yang dibagikan KontraS via Instagram, Jumat (3/4/2026).

"Terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan kepada saya untuk menghadapi teror dari orang-orang yang pengecut."

Ia bertekad untuk tetap bertahan. Ketegarannya, kata dia, bersumber dari dukungan solid yang diterimanya.

"Saya akan tetap kuat, akan tetap tegar, tentu dengan segala dukungan penuh dari kawan-kawan sekalian," tegas Andrie. "A luta continua! Panjang umur perjuangan!"

Rekaman itu sendiri diambil lebih awal, tepatnya pada 1 April 2026. Kondisi Andrie saat ini masih memerlukan penanganan serius. Ia masih berada di ruang HCU RSCM dan kondisinya dijaga ketat.

KontraS dalam unggahannya menegaskan, baik keluarga, kuasa hukum, maupun pihak rumah sakit melarang kunjungan dari siapa pun. Mereka mengingatkan bahwa pasien berhak atas pelayanan kesehatan yang aman dan tenang, serta perlindungan privasi yang dijamin undang-undang.

Kasus yang menimpa Andrie berawal pada Kamis (12/3) malam lalu. Perkembangannya kemudian cukup mencengangkan. Puspom TNI mengumumkan telah menangkap empat orang tersangka. Yang menarik, keempatnya merupakan anggota Denma Bais TNI, berasal dari matra Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar