Di sisi lain, pihak militer Israel menyatakan mereka sedang memeriksa laporan-laporan penyerangan ini. Belum ada tanggapan lebih lanjut.
Situasinya memang tetap tegang. Gencatan senjata yang dibawa AS awal Oktober lalu sebenarnya sudah mengurangi intensitas pertempuran antara Israel dan Hamas. Tapi ya, namanya juga gencatan yang rapuh. Kedua belah pihak masih saling tuduh melakukan pelanggaran, dan bentrokan kecil kerap terjadi.
Angka korban terus bertambah. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, sejak gencatan senjata berlaku, setidaknya 425 warga Palestina di Gaza telah tewas akibat operasi pasukan Israel. Sementara dari kubu seberang, militer Israel menyebut tiga tentaranya tewas dibunuh kelompok militan dalam periode yang sama.
Dua narasi, satu konflik yang sepertinya belum menemukan titik terang.
Artikel Terkait
Harga Plastik Melonjak Drastis, UMKM Makanan dan Minuman Tertekan
Ayah dan Anak di Agats Tewas Usai Saling Serang dengan Parang
BPBD DKI Tegaskan Semua ASN WFO, Tak Ada Pengecualian WFH
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah