"Sehingga rakyat tidak ditinggalkan meskipun pemilihannya melalui DPRD," imbuhnya.
Lalu, bagaimana proses pembahasannya sejauh ini? Sarmuji mengaku sudah ada komunikasi informal antar partai politik. Ngobrol-ngobrol santai, tanya-tanya pendapat. Semua masih dalam tahap awal.
"Ya, kontak-kontak saja ya. Kontak-kontak, ngobrol-ngobrol informal, tanya-tanya," jelasnya.
Poin pentingnya, dia menegaskan, desain akhir nanti harus menampung aspirasi publik. Sistem apapun yang kelak diterapkan, partisipasi rakyat harus jadi prioritas, bukan sekadar wacana.
Artikel Terkait
Utang Rp 300 Ribu Berujung Maut, Pria di Depok Ditusuk Saat Tidur
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tantangan Diplomasi Menanti
Muhammadiyah Bantah Terkait Laporan Polisi terhadap Pandji Pragiwaksono
KPK Tancapkan Taji, Mantan Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji