Di sisi lain, siapa pelapornya? Ternyata, laporan ini digarap bersama oleh Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka merasa materi Pandji bukan sekadar lelucon.
Rizki Abdul Rahman Wahid dari Presedium Angkatan Muda NU menjelaskan alasannya.
"Menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik, bahkan memecah belah bangsa ini. Itu kan keresahan bagi kami, sebagai anak Nahdliyin, juga teman-teman dari Muhammadiyah," tutur Rizki kepada wartawan.
Intinya, mereka menilai konten itu berpotensi memicu perpecahan.
Lalu, bagaimana tanggapan Pandji? Upaya untuk mendapatkan konfirmasi darinya belum membuahkan hasil. Lewat pesan ke akun Instagramnya, belum ada respons yang datang hingga berita ini diturunkan. Suasana masih menunggu.
Artikel Terkait
Empat Pelaku Penipuan Mengatasnamakan Pimpinan KPK Ditangkap di Jakarta
Dari Limbah Gula Merah Bone, Dainichi Kuasai 90% Pasar Indonesia Timur
Harga Plastik Melonjak Drastis, UMKM Makanan dan Minuman Tertekan
Ayah dan Anak di Agats Tewas Usai Saling Serang dengan Parang