Duel Parang di Agats, Ayah dan Anak Saling Serang Hingga Tewas
Malam di Agats, Rabu (8/4) lalu, berakhir dengan adegan mengerikan. Bukan perkelahian biasa, melainkan sebuah pertarungan sengit antara seorang ayah dan anak kandungnya sendiri. Keduanya terlibat dalam baku hantam menggunakan senjata tajam, yang berakhir dengan kondisi mengenaskan: ayah dan anak sama-sama roboh, bersimbah darah di jalanan.
Menurut sejumlah saksi, semuanya berawal sekitar pukul setengah delapan malam. Teofilus Atew (29), seorang warga yang melihat kejadian itu, mengisahkan Paternus Tapiem (50) berlari ketakutan di jalan raya. Yang mengejarnya bukan orang lain, melainkan Elifas Sakuw (25), putra kandungnya sendiri. Elifas disebut-sebut mengalami gangguan jiwa.
Dikejar-kejar, Paternus berusaha mencari perlindungan. Dia masuk ke dalam rumah seorang warga, berharap bisa selamat. Tapi harapannya pupus. Anaknya itu terus memburu, membawa sebilah pisau, dan nekat menerobos masuk.
Di dalam rumah itulah serangan brutal terjadi. Elifas konfrontasi langsung, menyerang ayahnya tanpa ampun. Serangan membabi-buta itu menyisakan luka serius di sekujur tubuh sang ayah. Dari rahang kiri, telinga, dahi, hingga leher semua terkena bacaan.
Artikel Terkait
Tiga Orang Luka-Luka dalam Kecelakaan Truk Kontainer di Turunan Silayur Semarang
Ketua Parlemen Iran: Waktu AS dan Israel Patuhi Gencatan Senjata di Lebanon Hampir Habis
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan dan Penyekapan Anak 10 Tahun di Cirebon
Geopolitik Panas Ganggu Pasokan Minyak, Aktivis Dorong Percepatan Pengurangan Plastik Sekali Pakai