“Ada juga yang untuk bangun pagarnya, kemudian untuk perbaikan masjid, untuk perbaikan sekolah dan sarana publik lainnya,” tambah Tito.
Di sisi lain, pemerintah tak melarang langkah warga ini. Asal, kata Tito, semuanya dilakukan sesuai prosedur yang ada dan tidak disalahgunakan. Intinya, kayu-kayu sisa banjir itu justru bisa dimaksimalkan untuk kepentingan rehabilitasi.
“Ya prinsipnya sesuai prosedurlah. Artinya, kayu-kayu itu sedapat mungkin digunakan kembali untuk kepentingan pembangunan ini, untuk rehabilitasi rekonstruksi ini ya, dimaksimalkan seperti itu,” jelasnya.
“Cuma prosedurnya jangan sampai melanggar,” pungkas Tito menegaskan.
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moral Pribadi yang Bisa Menghentikannya, Bukan Hukum Internasional
Trump Tegaskan Ambisi Greenland: Dengan Cara Mudah, Atau Sulit
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Pandeglang Dini Hari