Nah, aksi ini sendiri digelar sebagai bentuk penolakan terhadap UMP Jakarta 2026 dan juga UMSK se-Jawa Barat. Menurut Said Iqbal, selaku Presiden KSPI dan Partai Buruh, demo akan dimulai pukul 10.30 WIB di depan Istana Negara.
Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jakarta dan Jawa Barat direncanakan akan datang, bahkan dengan konvoi sepeda motor.
Adapun tuntutan mereka cukup jelas. Pertama, mendesak revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi senilai 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL), yaitu sekitar Rp 5,89 juta per bulan. Mereka juga menuntut pemberlakuan UMSP DKI 2026 sebesar 5 persen di atas angka KHL tersebut.
Kedua, terkait Jawa Barat. Mereka meminta revisi SK Gubernur tentang nilai UMSK di 19 kabupaten/kota. Tuntutannya, agar nilai itu dikembalikan sesuai rekomendasi awal dari Bupati atau Wali Kota di masing-masing daerah.
Artikel Terkait
Kemacetan Parah Landa Kawasan Lapangan Banteng Imbas Gelaran Lebaran Betawi
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah