Lalu Lintas Sekitar Lapangan Banteng Macet Parah, Ini Penyebabnya
Sabtu pagi (11/4) di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, suasana sama sekali tidak seperti hari libur biasa. Ribuan orang sudah memadati Taman Lapangan Banteng sejak tadi, semua ingin menyaksikan langsung gelaran Lebaran Betawi 2026. Acara yang digelar Pemprov DKI ini memang baru berlangsung hari ini, tapi dampaknya langsung terasa di jalanan.
Arus lalu lintas di sekitarnya, mau tidak mau, jadi korban. Jalan-jalan utama seperti Lapangan Banteng Utara, Selatan, Barat, hingga Katedral terpantau padat merayap. Kemacetan panjang terlihat dari arah Stasiun Gambir yang mengular ke Pasar Baru. Begitu pula dari depan Gereja Katedral, kendaraan tersendat lama menuju Jalan Taman Pejambon.
Penyebabnya jelas: warga ramai-ramai menuju lokasi acara. Ditambah lagi, banyak motor terparkir seenaknya di badan jalan, mempersempit ruang yang sudah sempit. Situasinya benar-benar riuh.
Menurut sejumlah saksi, petugas dari kepolisian, Dishub, dan Satpol PP sudah berjaga sejak pagi. Mereka tampak sibuk mengatur arus kendaraan yang nyaris tak terkendali, berusaha mencegah kemacetan total.
Sebenarnya, soal rekayasa lalu lintas ini sudah diumumkan sebelumnya. Melalui akun Instagram @dishubdkijakarta, Dishub DKI Jakarta memberi tahu warga sejak Jumat (10/4). Mereka mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Lapangan Banteng selama acara berlangsung, dari 10 sampai 12 April.
"Selama kegiatan berlangsung, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas dan menyediakan rute alternatif, kantong parkir, serta layanan angkutan umum menuju lokasi,"
Begitu bunyi keterangan resmi mereka.
Lalu, bagaimana skema pengalihannya? Untuk arus dari barat (Juanda) ke timur (Gunung Sahari), pengendara dialihkan lewat Jalan Ir. H Juanda, Pos, Dr. Sutomo, lalu Gunung Sahari. Ada pilihan lain via Gedung Kesenian dan Budi Utomo.
Di sisi lain, arus dari timur ke barat diarahkan melalui Dr. Sutomo, Gedung Kesenian, Lapangan Banteng Utara, Katedral, dan berakhir di Veteran. Sementara yang dari timur menuju barat arah Gambir, bisa lewat Budi Utomo ke Taman Pejambon. Sebaliknya, dari Gambir ke Gunung Sahari, rutenya lewat Katedral, Pos, dan Dr. Sutomo.
Namun begitu, teori di atas tadi sepertinya kewalahan menghadapi volume kendaraan dan pejalan kaki yang begitu besar hari ini. Lapangan Banteng memang jadi magnet, dan konsekuensinya, kemacetan hampir tak terhindarkan.
Artikel Terkait
Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi, Kolom Abu Capai 400 Meter
MNC Sekuritas dan BEI Gelar Kartini Online Summit 2026 untuk Perkecil Kesenjangan Literasi Keuangan Perempuan
Masjid Istiqlal Salurkan 10 Ton Daging Kurban Lewat Lembaga, Hindari Pembagian Langsung ke Individu
Polisi Amankan 11 Orang dan Ribuan Obat Terlarang dalam Patroli Gabungan di Jakarta Pusat