RIYADH Tuduhan baru dilayangkan Presiden AS Donald Trump kepada Iran. Kali ini, ia menyebut Tehran gagal mematuhi butir-butir gencatan senjata yang disepakati. Menurut Trump, pembatasan akses bagi kapal di Selat Hormuz adalah bentuk pelanggaran yang menghambat kesepakatan damai itu.
Lewat unggahan di Truth Social, Jumat (10/4/2026), Trump tak ragu menyampaikan kekesalannya. "Iran melakukan tugasnya dengan sangat buruk, bahkan bisa dibilang tidak terhormat, dalam hal perizinan bagi minyak melintasi Selat Hormuz. Ini bukan perjanjian yang kita sepakati," tulisnya.
Tak cuma soal izin, Trump juga protes keras soal pungutan biaya. Ia mendesak Iran untuk segera menghentikan praktik itu.
"Ada laporan Iran mengenakan biaya kepada kapal tanker yang melewati Selat Hormuz. Sebaiknya mereka tidak melakukannya dan jika mereka melakukannya lagi, sebaiknya menghentikannya sekarang juga," tegasnya dalam postingan terpisah.
Artikel Terkait
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas untuk Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng
ADB Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,2% pada 2026-2027
BTN dan KAI Garap Hunian Vertikal Terintegrasi Stasiun di Jakarta
BTN Targetkan Kapasitas KPR Meningkat Hingga 400.000 Unit per Tahun