Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026 Dimulai, Kloter Pertama Dijadwalkan Terbang 1 Juni

- Minggu, 31 Mei 2026 | 13:20 WIB
Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026 Dimulai, Kloter Pertama Dijadwalkan Terbang 1 Juni

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia untuk tahun 2026 resmi dimulai pada Senin, 1 Juni 2026, menandai berakhirnya rangkaian ibadah di Tanah Suci bagi gelombang awal. Seluruh jemaah yang telah menyelesaikan prosesi haji, mulai dari keberangkatan ke Madinah dan Makkah hingga puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, akan dipulangkan secara bertahap menuju berbagai embarkasi di dalam negeri.

Berdasarkan data yang tercatat pada dashboard haji nasional, kelompok terbang atau kloter pertama dijadwalkan meninggalkan Arab Saudi pada tanggal yang sama. Penerbangan perdana tersebut akan berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada pukul 03.05 waktu setempat, langsung menuju embarkasi masing-masing di Indonesia.

Pemerintah, melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), telah menyiapkan skema pemulangan secara bertahap. Persiapan mencakup kesiapan transportasi udara, layanan kesehatan, serta mekanisme penerimaan jemaah di setiap debarkasi agar proses berjalan lancar.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan agar seluruh petugas tetap memberikan pelayanan maksimal selama fase ini. Ia menyoroti pentingnya responsivitas, terutama dalam melayani jemaah yang masih berada di hotel-hotel pemondokan.

“Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jamaah,” ujar Dahnil.

Di sisi lain, Dahnil juga mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh jemaah untuk menjaga ketertiban dan kesehatan menjelang kepulangan. Ia meminta agar tidak ada kegiatan berlebihan yang dapat mengganggu kondisi fisik.

“Kami mengimbau kepada KBIHU yang membawa jemaah, juga kepada seluruh jamaah, untuk tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air,” katanya.

Pemerintah berharap seluruh proses pemulangan tahun ini dapat berlangsung aman dan sesuai jadwal hingga seluruh jemaah tiba kembali di daerah asal masing-masing.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar