Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai 1 Juni 2026, PPIH Diminta Jaga Pelayanan dan Empati

- Minggu, 31 Mei 2026 | 13:55 WIB
Pemulangan Jemaah Haji Indonesia Dimulai 1 Juni 2026, PPIH Diminta Jaga Pelayanan dan Empati

Fase pemulangan jemaah haji Indonesia secara resmi dimulai pada 1 Juni 2026, menandai berakhirnya rangkaian ibadah di Tanah Suci bagi gelombang pertama yang akan tiba secara bertahap di berbagai embarkasi di dalam negeri. Berdasarkan data dashboard haji nasional, jemaah kloter pertama dijadwalkan lepas landas dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, pada pukul 03.05 waktu setempat menuju embarkasi masing-masing di Indonesia.

Kedatangan ini menjadi penutup perjalanan panjang jemaah gelombang awal yang telah diberangkatkan sejak akhir April 2026. Selama di Tanah Suci, mereka menjalani seluruh tahapan ibadah, mulai dari Madinah, Makkah, hingga puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Proses pemulangan dilakukan secara sistematis oleh pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Petugas memastikan kesiapan transportasi udara, layanan kesehatan, serta prosedur penerimaan di debarkasi masing-masing daerah berjalan lancar dan tertib.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau seluruh petugas untuk tetap bekerja dengan penuh dedikasi dan menjaga pelayanan di hotel-hotel jemaah. Ia menekankan pentingnya sikap simpatik dan empatik selama fase pemulangan berlangsung.

"Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jemaah," ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Di sisi lain, Dahnil juga mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh jemaah haji Indonesia untuk tetap tertib selama menunggu jadwal kepulangan. Jemaah diminta menjaga kondisi kesehatan dan tidak berlebihan melakukan aktivitas di luar hotel.

"Kami mengimbau kepada KBIHU yang membawa jemaah, juga kepada seluruh jemaah, untuk tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan, agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air," katanya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar