"Berdasarkan pengawasan, termasuk dari masyarakat yang secara sukarela ikut mengawasi, disampaikan bahwa mobilnya baru. Kedua, soal terpal, ketika ditemukan tidak layak langsung diganti baru. Kemudian air lindi, di tampungan masih ada yang tercecer. Kami juga memastikan sampah yang dibawa ke Kota Serang adalah sampah baru, bukan timbunan," papar Wahyu.
Lalu, bagaimana nasib kerja sama ini ke depan?
Wahyu menyatakan, keputusan akhir sepenuhnya ada di pundak Wali Kota Serang, Budi Rustandi. Hasil evaluasi dari pertemuan dengan warga akan segera disampaikan.
"Besok kami sampaikan ke Pak Wali Kota hasil evaluasinya. Kami akan menyampaikan kondisi objektif kepada Pak Wali, selanjutnya Pak Wali yang memutuskan," tutupnya.
Jadi, untuk sementara, truk-truk pengangkut dari Tangsel tak akan masuk ke Cilowong. Semua menunggu keputusan sang wali kota, setelah ia mempertimbangkan laporan lengkap dan aspirasi warga yang begitu vokal.
Artikel Terkait
Ayah Prajurit Viral Diamankan Denpom Usai Dilaporkan Istri Sendiri
Nakhoda dan ABK Kapal Putri Sakinah Resmi Jadi Tersangka
KPK Panggil Anggota DPRD Bekasi untuk Perkuat Kasus Bupati Nonaktif
Jaksa Italia Selidiki Tragedi Bar Swiss yang Tewaskan 40 Orang