Laga puncak pekan ke-21 Liga Inggris berakhir tanpa gol. Arsenal dan Liverpool harus puas berbagi angka di Stadion Emirates, Jumat dini hari tadi, dengan skor akhir 0-0.
Hasil ini tentu saja membuat peta klasemen tak banyak berubah. Arsenal masih kokoh di puncak dengan 49 poin, unggul enam angka dari dua pengejar terdekat, Manchester City dan Aston Villa. Di sisi lain, Liverpool harus puas bertengger di posisi keempat dengan koleksi 35 poin.
Pertandingan ini memang kehilangan sedikit bintangnya. Arsenal harus merelakan Cristhian Mosquera dan Riccardo Calafiori di bangku cadang karena cedera. Situasi Liverpool lebih parah. Mereka tak hanya kehilangan Alexander Isak, Wataru Endo, dan Hugo Ekitike yang cedera, tapi juga harus melepas Mohamed Salah yang sedang membela Mesir di Piala Afrika.
Maka, kedua pelatih pun mengandalkan skuad yang ada. Mikel Arteta menurunkan David Raya di bawah mistar. Lini pertahanannya diisi Jurrien Timber, William Saliba, Gabriel Magalhaes, dan Pierro Hincapie. Sementara trio Martin Zubimendi, Martin Odegaard, dan Declan Rice menguasai lini tengah. Serangan dipercayakan pada trio Bukayo Saka, Viktor Gyokeres, dan Leandro Trossard.
Di kubu tamu, Jurgen Klopp memilih Alisson Becker sebagai penjaga gawang. Empat bek yang diturunkan adalah Conor Bradley, Ibou Konate, Virgil van Dijk, dan Milos Kerkez. Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister mengisi lini tengah, dengan Jeremie Frimpong, Dominik Szoboszlai, dan Florian Wirtz di depan mereka. Cody Gakpo bertugas sebagai ujung tombak.
Babak pertama berjalan sengit. Arsenal tampak lebih menguasai permainan dengan 60% penguasaan bola. Mereka menciptakan peluang bagus di menit ke-18.
"Saka mendapat ruang di tepi kotak penalti. Tembakannya mengarah ke sudut kiri, tapi Alisson dengan sigap menghalau bola itu," ujar seorang komentator.
Liverpool tak mau kalah. Mereka nyaris membuka keunggulan sepuluh menit kemudian. Bola liar jatuh ke kaki Conor Bradley yang melepaskan tembakan keras dari jarak jauh. Sayang, bola hanya menghantam mistar gawang David Raya. Babak pertama ditutup dengan statistik 6 tembakan (2 on target) untuk Arsenal, sementara Liverpool hanya melepaskan 3 tembakan yang semuanya melenceng.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tetap tinggi. Namun, yang mengejutkan, Arsenal justru kehilangan gigi. Hingga menit ke-82, tuan rumah sama sekali gagal melepaskan tembakan. Sebaliknya, Liverpool lebih aktif menyerang meski lima tembakan mereka belum ada yang mengancam.
Di menit-menit akhir, Arsenal baru bangkit dan menciptakan beberapa peluang. Namun, semuanya sia-sia. Pertahanan kedua tim terlalu solid untuk dibongkar. Peluit panjang wasit pun menegaskan bahwa kedua raksasa ini harus puas pulang dengan satu poin masing-masing. Laga yang seru, tapi sayang, tanpa gol.
Artikel Terkait
Turnamen Padel Senior Makassar Siap Digelar, 24 Pasang Pemain Berebut Tiket Final
Persija Akhiri Kontrak Pelatih Mauricio Souza Usai Gagal Bawa Tim Juara Super League 2025/2026
Jarrod Bowen Bertekad Bawa West Ham Kembali ke Liga Primer Usai Degradasi
Alwi Farhan Kalahkan Toma Junior Popov, Tantang Shi Yuqi di 16 Besar Singapore Open 2026