Tragedi Warakas: Uji Toksikologi Jadi Kunci Ungkap Misteri Kematian Satu Keluarga

- Senin, 05 Januari 2026 | 15:05 WIB
Tragedi Warakas: Uji Toksikologi Jadi Kunci Ungkap Misteri Kematian Satu Keluarga

Kasus kematian sekeluarga di Warakas, Tanjung Priok, masih gelap. Ibu dan dua anaknya meninggal dunia dengan cara yang belum bisa dijelaskan. Polisi pun berusaha mencari titik terang, salah satunya lewat uji toksikologi menyeluruh.

AKBP Onkoseno G Sukahar dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara mengaku pihaknya masih mengumpulkan bukti. Pemeriksaan laboratorium, termasuk toksikologi forensik, sedang digelar untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada ketiga korban.

"Iya betul dilakukan pengecekan (toksikologi) juga," kata Onkoseno, Senin (5/1/2026).

Uji toksikologi itu sendiri intinya untuk mendeteksi racun. Apa pun zat berbahaya yang mungkin ada di dalam tubuh korban, diharapkan bisa ketahuan lewat prosedur ini.

Menurut Onkoseno, fokus pemeriksaan salah satunya adalah sisa makanan dan minuman yang ada di lokasi. Barang-barang itu sekarang sedang diteliti di labfor.

"Iya betul (didalami dugaan keracunan). Ada beberapa, bentuknya kan sudah sisa. Sementara makanan dan minuman," tuturnya.

Hingga saat ini, polisi sudah memeriksa sepuluh orang saksi. Tapi penyelidikan masih jauh dari kata selesai. Semuanya bergantung pada hasil laboratorium nanti.

"Kita masih menunggu hasil dari labfor (laboratorium forensik)," ujarnya.

Awal Mula Penemuan Korban

Kisah tragis ini berawal Jumat (2/1) pagi lalu. Di sebuah rumah kontrakan di Warakas, tiga jasad ditemukan tak bernyawa: seorang ibu, anak lelaki, dan anak perempuannya. Satu anggota keluarga lain selamat dan dilarikan ke rumah sakit.

Penemuan itu sungguh mengerikan. Salah satu anak korban yang pulang kerja lah yang pertama melihatnya.

"Keterangan awal ya, keterangan awal dari anaknya yang pulang kerja itu, buka pintu kemudian mendapati keluarganya dalam kondisi apa... ya tiduran tapi mengeluarkan busa," jelas Kasat Reskrim Onkoseno Grandiarso.

Dalam kepanikan, anak itu langsung berteriak minta tolong. Warga sekitar pun bergegas membantu.

Kondisi Jasad yang Misterius

Yang bikin pilu, kondisi jasad saat ditemukan tak biasa. Polisi menyebut tubuh ketiga korban terlihat melepuh. Mereka belum bisa memastikan penyebabnya.

"Secara kasatmata, ada (kondisi tubuh melepuh). Di sekitar tubuh saja," kata Kanit Resmob Polres Metro Jakut, Iptu Seno Adji, di lokasi kejadian.

Selain melepuh, ada detail lain yang juga mengusik. Sebelumnya polisi menyebut mulut ketiga korban mengeluarkan busa.

"Dari pemeriksaan awal, dari kasatmata, keluar busa dari ketiga mayat tersebut," ujar Seno.

Lepuh dan busa. Dua petunjuk itu kini jadi pusat penyelidikan. Semua orang menunggu jawaban dari laboratorium.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar