Sudah lewat seminggu sejak dibuka kembali, antusiasme masyarakat terhadap Planetarium Taman Ismail Marzuki sama sekali tak surut. Sabtu pagi (3/1/2025) itu, kerumunan orang sudah memadati halamannya. Padahal, tiket untuk semua pertunjukan hari itu konon sudah ludes terjual.
Begitu masuk area, mata langsung disambut antrean panjang. Mereka yang mengantre itu berharap bisa mendapat tiket secara langsung atau on the spot. Sayangnya, harapan itu pupus. Petugas dengan sigap membatasi antrean, karena kuota tiket OTS pun sudah mencapai batas.
"Untuk tiket Planetarium hari ini sudah habis ya bapak/ibu,"
Terompet suara petugas terdengar berkali-kali, mengabarkan berita yang sama. Suaranya harus bersaing dengan riuh rendah pengunjung yang masih terus berdatangan, meski sudah diberi tahu.
Di antara kerumunan, ada Hanifa (29). Wajahnya tampak kecewa. Dia sudah tiba di lokasi sebelum pukul sembilan, berharap bisa mendapatkan tiket. Ternyata, usahanya sia-sia.
"Kita udah pagi-pagi datangnya, sebelum jam sembilan kita udah sampai di sini tapi tetap kehabisan,"
Katanya. Rupanya, dia sudah mencoba jalur online terlebih dahulu. Hasilnya sama: nihil. Tiket untuk besok pun sudah tidak ada. "Jadi tadinya mau coba kali aja yang OTS bisa dapat, kan ada kuota OTS," imbuh Hanifa, mencoba mengurai kekecewaannya.
Ini adalah hari kedelapan Planetarium beroperasi setelah ditutup selama 13 tahun. Teater Bintang di dalamnya menggelar empat sesi pertunjukan setiap harinya. Dengan kapasitas 200 kursi per sesi, daya tampungnya jelas terbatas. Tak heran jika tiketnya laris manis seperti kacang goreng.
Artikel Terkait
Laporan Wardatina Mawa Naik ke Penyidikan, Kuasa Hukum Insanul Fahmi Ancam Minta Perlindungan ke Presiden
Korlantas Tinjau Kesiapan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik, Larang Kendaraan Over Dimensi
Program Makan Bergizi Gratis Beradaptasi untuk Ramadan, Beralih ke Sistem Bawa Pulang
SBY Soroti Pentingnya Transformasi Strategi Pertahanan ke Kekuatan Udara