Di antara kerumunan, ada Hanifa (29). Wajahnya tampak kecewa. Dia sudah tiba di lokasi sebelum pukul sembilan, berharap bisa mendapatkan tiket. Ternyata, usahanya sia-sia.
"Kita udah pagi-pagi datangnya, sebelum jam sembilan kita udah sampai di sini tapi tetap kehabisan,"
Katanya. Rupanya, dia sudah mencoba jalur online terlebih dahulu. Hasilnya sama: nihil. Tiket untuk besok pun sudah tidak ada. "Jadi tadinya mau coba kali aja yang OTS bisa dapat, kan ada kuota OTS," imbuh Hanifa, mencoba mengurai kekecewaannya.
Ini adalah hari kedelapan Planetarium beroperasi setelah ditutup selama 13 tahun. Teater Bintang di dalamnya menggelar empat sesi pertunjukan setiap harinya. Dengan kapasitas 200 kursi per sesi, daya tampungnya jelas terbatas. Tak heran jika tiketnya laris manis seperti kacang goreng.
Artikel Terkait
Tragedi di Tanjung Priok: Satu Kelarga Tewas, Hanya Seorang Anak Bertahan
Venezela Tuding AS Serang Permukiman Sipil, Ancang Balas Dendam
Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Picu Kebakaran Maut di Bar Swiss
Ekskavator Lepas, Jalan Menurun Jonggol Berubah Jadi Arena Kehancuran