Pasar saham kita hari Rabu kemarin ditutup dengan catatan merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,36 persen, terperosok ke level 7.010. Suasana pasar terasa cukup berat.
Nah, melihat kondisi ini, analis dari MNC Sekuritas punya pandangan. Mereka menyebut IHSG kemungkinan sedang memulai gelombang koreksi yang lebih dalam. Istilah teknisnya, posisi indeks diperkirakan ada di awal wave [iv] dari wave 5. Intinya, tekanan jual masih berpotensi berlanjut. Kalau prediksi mereka tepat, IHSG bisa saja melanjutkan pelemahannya menuju rentang 8.710 hingga 8.887.
Di sisi lain, bukan berarti nggak ada harapan untuk menguat. Area 9.026-9.054 disebut sebagai level yang perlu ditaklukkan dulu jika indeks ingin bangkit. Untuk hari ini, perhatikan level support di 8.956 dan 8.905. Sementara resistance-nya ada di 9.120 dan 9.192.
Lalu, saham apa saja yang patut dicermati? MNC Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi.
Pertama, ENRG dengan rekomendasi Spec Buy.
Saham ini naik tipis 0,98% ke Rp1.550 kemarin, didorong volume beli yang muncul. Meski begitu, pergerakannya masih belum bisa menembus MA20. Analis bilang, selama harga bisa bertahan di atas Rp1.515 yang jadi level stop loss, saham ini diperkirakan sedang membentuk wave [b] dari wave 4.
Rekomendasi beli di kisaran Rp1.520-1.545. Target harga pertama di Rp1.580, lalu Rp1.655. Hati-hati jika tembus di bawah Rp1.515.
Berikutnya, ada IMPC dengan imbauan Buy on Weakness.
IMPC naik lebih tinggi, 1,72% ke Rp3.550. Volume beli masih dominan, meski agak menyusut. Posisinya diperkirakan sedang di awal wave 5 dari wave (5).
Artikel Terkait
Emas Tergelincir dari Rekor Tertinggi Usai Sikap Trump Melunak
Gangguan Ladang Kazakhstan dan Serangan Drone Picu Kenaikan Harga Minyak
Pemerintah Siapkan Tarif Baru Cukai Rokok untuk Jemput Produsen Ilegal
Trump di Davos: Janji Bagi Hasil Minyak Venezuela Usai Serangan AS