Bisa diakumulasi saat melemah di area Rp3.480-3.530. Targetnya Rp3.640 dan kemudian Rp3.870. Stoploss ketat di bawah Rp3.430.
Rekomendasi ketiga adalah MBMA, juga dengan strategi Buy on Weakness.
Saham ini menguat 1,30% ke Rp780, didukung peningkatan volume beli yang cukup signifikan. Selama harga bertahan di atas Rp735, posisinya diyakini sedang pada bagian awal wave v dari wave (iii).
Beli di area Rp745-775 saat ada peluang. Target harga dipatok di Rp825 dan Rp880. Jika jatuh di bawah Rp735, sebaiknya keluar.
Terakhir, ada rekomendasi berbeda untuk BMRI: Sell on Strength.
Bank ini terkoreksi 0,70% ke Rp4.990, diiringi volume jual. Koreksinya masih tertahan oleh MA20, tapi analis melihat potensi pelemahan lebih lanjut. Posisi BMRI diperkirakan sedang di awal wave [c] dari wave 2, sehingga masih rentan terkoreksi ke rentang Rp4.460-4.750.
Strateginya, jual pada penguatan di kisaran Rp5.000-5.050.
Begitulah sekilas pandangan para analis untuk pasar hari ini. Semua kembali pada dinamika pasar yang kadang sulit ditebak.
Artikel Terkait
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik
MR.D.I.Y Indonesia (MDIY) Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun dan Usul Dividen 40%
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.893, Beban Bunga Utang Membengkak Capai Rp99,8 Triliun
IHSG Turun 0,37% ke 7.362,12 Didominasi Tekanan Jual