Air bah datang tanpa ampun. Di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Koto Tangah, Padang, rumah-rumah warga kini terendam dengan ketinggian air yang mencapai lebih dari satu meter. Situasi ini memaksa ratusan penduduk untuk segera meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, mengonfirmasi upaya penyelamatan yang tengah berlangsung.
"Evakuasi kami lakukan untuk warga yang terjebak. Mereka kami bawa ke lokasi yang lebih aman," ujarnya, Jumat (2/1/2026) lalu.
Menurut sejumlah saksi, air mulai merayap naik di kawasan Parak Jambu sejak siang hari. Proses evakuasi sendiri terkonsentrasi di dua titik, yaitu Jalan DPR Gang Babussalam dan Parak Jambu. Meski hari sudah gelap, tepatnya hingga pukul 18.30 WIB, operasi penyelamatan sama sekali tak melambat. Hujan yang tak kunjung berhenti membuat semua pihak harus bekerja ekstra keras.
Artikel Terkait
OJK Ingatkan Keterlambatan Bayar Paylater Tercatat di SLIK dan Pengaruhi Skor Kredit
Masjid Al-Aqsa Dibuka Kembali Setelah 40 Hari Ditutup, Suasana Masih Tergantung
Bank Dunia Soroti Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Gejolak Harga Energi Global
KAI Logistik Peroleh Sertifikasi Halal untuk Layanan Pengiriman Retail