Di lapangan, terlihat gabungan personel dari berbagai elemen. Ada BPBD, TNI, juga Komunitas Siaga Bencana. Tak ketinggalan, Tim Remaja Masjid Al Hijrah dan relawan lain turun langsung membantu. Mereka dengan hati-hati mengevakuasi ratusan warga, yang sebagian besar adalah kelompok rentan: anak-anak, orang tua, ibu hamil, dan perempuan.
Warga yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke tempat-tempat aman. Sebagian besar berlindung di Masjid, sementara yang lain memilih untuk mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat.
Hasanudin, Pembina Ikatan Remaja Masjid Al Hijrah, turut menceritakan kejadian itu. Ia menggambarkan bagaimana air tiba-tiba naik dengan cepat, mengubah jalanan menjadi aliran deras hanya dalam hitungan jam.
Artikel Terkait
Longsor Tewaskan Empat Pekerja Proyek Lapangan Bola di Jatinangor
Kapolres Sragen Resmikan Jembatan Merah Putih, Langsung Uji Coba dengan Warga
Kapolres Kampar Blusukan ke Pospam Tol, Ingatkan Personel Utamakan Pelayanan
Bendera GAM Berkibar di Tengah Reruntuhan Gempa Aceh: Provokasi atau Sinyal Bahaya?