Di sisi lain, arus balik juga diprediksi mengalami lonjakan. Agus menyebut tanggal 2 Januari 2026 sebagai hari yang perlu diwaspadai. Meski begitu, tanggal 4 Januari juga berpotensi ramai karena masih dalam masa WFA. "Termasuk arus baliknya juga demikian, bisa tanggal 2, bisa tanggal 4 karena ada work from anywhere," kata dia.
Untuk mengantisipasi semua ini, Korlantas tak main-main. Puluhan ribu personel kepolisian akan diterjunkan. Jumlahnya bahkan bisa membengkak sampai ratusan ribu jika digabung dengan stakeholder lain seperti instansi terkait dan komunitas.
Mereka akan fokus pada kamseltibcarlantas singkatnya, segala hal terkait keamanan dan kelancaran lalu lintas. Mulai dari pos pelayanan, pos terpadu, hingga pengamanan di titik-titik rawan macet, kriminalitas, atau pasar tumpah.
"Jadi personel yang dilibatkan adalah 77.616. Itu yang dari kepolisian ya, belum stakeholder," ungkap Agus. "Jadi hampir sekitar 126 ribu untuk kita mengamankan Natal dan Tahun Baru ini. Ya alhamdulillah Pak Kapolri dan para menteri hadir semua untuk melakukan intervensi dan sampai saat ini cukup terkendali."
Jadi, buat yang mau mudik, bersiaplah. Jalanan diperkirakan akan mulai sangat padat menjelang Natal nanti.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Cemburu di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Musik Indonesia Timur Mendominasi Tren Digital, Didorong Kecocokan dengan Platform Seperti TikTok
Iran Luncurkan Rudal ke Yerusalem, Israel Klaim Berhasil Patahkan Sebagian
Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama