Untuk informasi banjir secara real-time beserta penanganannya, kunjungi situs pemantauan banjir milik Pemprov DKI. Laporan warga juga bisa disampaikan lewat fitur khusus di aplikasi JAKI.
Sedangkan untuk peringatan dini potensi bencana dan data tinggi muka air, pantau terus akun media sosial BMKG (@infobmkg) dan BPBD DKI (@bpbddkijakarta). Mereka biasanya update informasi terbaru. Sekali lagi, nomor 112 adalah jalur komunikasi utama untuk keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat.
Angin Kencang Juga Mengintai
Masih terkait cuaca, ancaman lain juga datang dari angin. Menurut BPBD, Jakarta berpotensi dilanda angin kencang hingga tanggal 21 Desember besok. Imbauannya: tetap tenang, tapi jangan sampai lengah.
Angin kencang bisa bawa sejumlah bahaya. Pohon-pohon yang rimbun dan tua rentan tumbang. Begitu juga papan reklame dan tiang yang kurang kokoh. Bangunan semi-permanen di pesisir pantai juga berisiko roboh. Bahkan di pelabuhan, angin kencang bisa menyebabkan kapal-kapal yang bersandar terlalu rapat saling bergesek dan rusak.
Lalu, bagaimana langkah antisipasinya? Hindari berteduh di bawah pohon besar atau dekat papan iklan saat angin bertiup kencang. Perkuat struktur bangunan sementara di area terbuka, terutama dekat pantai. Bagi yang berkepentingan di pelabuhan, pastikan jarak sandar kapal aman untuk menghindari benturan.
Intinya, cuaca lagi nggak bersahabat. Waspada dan siap siaga itu perlu. Tapi, jangan sampai panik berlebihan. Informasi sudah tersedia, tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan bijak.
Artikel Terkait
Trump Bagikan Video Sketsa yang Perlihatkan PM Inggris Starmer Ketakutan Terima Teleponnya
Restoran Cibiuk di Garut Jadi Favorit Pemudik, Omzet Naik 50% Jelang Lebaran
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Serang Pembangkit Listriknya
Macet Parah H+2 Lebaran, Arus Kendaraan ke Puncak Naik 35%