Untuk ketiga kalinya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil meraih predikat tertinggi dalam hal keterbukaan informasi. Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dari Komisi Informasi Pusat RI itu kembali mereka kantongi, menegaskan statusnya sebagai Badan Publik Informatif.
Di Jakarta, Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menerima apresiasi tersebut langsung dari Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro. Menurut Ermy, capaian ini bukanlah sesuatu yang instan. Ini buah dari upaya perusahaan menyajikan informasi yang akurat dan cepat untuk publik.
"Waskita Karya terus mencatat kenaikan nilai pada KIP. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Waskita dalam mendorong keterbukaan informasi yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan," ujar Ermy dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).
Jalan menuju puncak ini ternyata cukup panjang. Kalau kita lihat catatannya, pada 2021 nilai Waskita masih 27,52 dengan predikat Tidak Informatif. Setahun kemudian, angkanya merangkak naik ke 48,11, meski masih dalam kategori Kurang Informatif. Perubahan signifikan baru benar-benar terasa di 2023. Nilainya melonjak drastis ke 90,44 dan untuk pertama kalinya mereka menyandang predikat Informatif.
Kini, di 2025, mereka bukan cuma mempertahankan. Nilainya bahkan terus naik signifikan, mencapai 97,67. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional badan publik yang hanya 66,43. Sebuah peningkatan yang cukup mencengangkan dalam kurun waktu relatif singkat.
Artikel Terkait
Pembicaraan Rahasia AS-Israel di Pentagon: Diplomasi atau Serangan ke Iran?
Hakim MK Arief Hidayat Usul Gaji Pensiunan Hakim Naik 10 Persen, Seperti di Aljazair
Prabowo Tutup Keran Ekspor Jelantah, Fokus Sawit untuk Kedaulatan Energi
Prabowo Ingatkan Konsekuensi Pahit di Balik Pilihan Nonblok Indonesia