Sabtu malam di Kramat Jati, Jakarta Timur, tak berjalan tenang. Patroli gabungan dari Brimob Polda Metro Jaya yang tengah menjalankan Operasi Pekat Jaya 2026, berhasil meredam aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja. Enam orang dari mereka akhirnya diamankan.
Menurut sejumlah saksi, keributan itu sudah tercium tanda-tandanya. Nahas, sebelum aksi kekerasan benar-benar meledak, pasukan Brimob sudah berada di lokasi. Operasi yang digelar pada jam-jam rawan, malam hingga dini hari ini, memang fokus menangkal hal-hal seperti balap liar dan tawuran remaja.
Kombes Henik Maryanto, Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, menjelaskan kronologinya.
"Tim kami menemukan aksi tawuran remaja di Jakarta Timur yang jelas berpotensi mengganggu ketertiban. Lebih dari itu, aksi ini membahayakan keselamatan warga sekitar," ujarnya pada Minggu (1/2).
Dari pengembangan di tempat kejadian, petugas tak hanya mengamankan para remaja. Mereka juga menemukan senjata tajam yang disembunyikan. Diduga, benda-benda itu hendak dipakai dalam keributan.
Artikel Terkait
Pasien Singapura Divonis Penjara Usai Melecehkan Perawat di Kamar Mandi Rumah Sakit
Dari Davos ke Bali: Indonesia Ambil Alih Komando Ekonomi Biru Global
Kota Tua Jakarta Disiapkan untuk Adegan Ledakan Film Korea yang Dibintangi Don Lee dan Lisa BLACKPINK
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Saat Evakuasi Bangkai Kapal di Selat Bali