EMC Hospitals Bagikan 8,75 Juta Saham Gratis ke Karyawan dan Manajemen

- Selasa, 17 Maret 2026 | 19:15 WIB
EMC Hospitals Bagikan 8,75 Juta Saham Gratis ke Karyawan dan Manajemen

EMC Hospitals, lewat pengelolanya PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), kembali melanjutkan program bagi-bagi saham untuk karyawan dan manajemen. Program yang dikenal sebagai MESOP ini sudah masuk ke fase keempat. Kali ini, perusahaan bakal melepas 8,75 juta lembar saham baru.

Angka itu sebenarnya masih bagian dari kuota yang jauh lebih besar, yakni 35 juta saham yang sudah dialokasikan khusus untuk program ini. Soal harganya, ditetapkan di level Rp294 per lembar saham.

Menurut keterangan resmi yang dirilis Selasa lalu, penetapan harga itu bukan asal-asalan. Mereka mengacu pada aturan main yang berlaku, yaitu minimal 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa berturut-turut. Jadi, ada perhitungannya.

Nah, cara pelaksanaannya lewat mekanisme private placement, atau istilah lengkapnya penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu. Yang perlu dicatat, program ini punya tenggat waktu. Semua proses harus rampung paling lambat 13 Desember 2027. Artinya, masih ada waktu sekitar dua tahun ke depan.

Sebenarnya, rencana ini sudah dapat lampu hijau dari para pemegang saham jauh hari sebelumnya. Persetujuan itu diperoleh dalam sebuah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada akhir 2022 lalu.

Lantas, apa sih MESOP ini sebenarnya? Intinya, ini adalah program insentif. Perusahaan memberikan hak kepemilikan saham secara cuma-cuma kepada karyawan, direksi, dan komisaris yang dianggap memenuhi syarat. Baik yang bekerja di induk perusahaan maupun di anak perusahaannya.

Saham-saham baru itu nantinya akan dibagikan begitu saja kepada para peserta yang lolos seleksi. Tujuannya jelas: membuat mereka punya rasa memiliki dan lebih sejalan dengan kinerja perusahaan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar