EMC Hospitals, lewat pengelolanya PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), kembali melanjutkan program bagi-bagi saham untuk karyawan dan manajemen. Program yang dikenal sebagai MESOP ini sudah masuk ke fase keempat. Kali ini, perusahaan bakal melepas 8,75 juta lembar saham baru.
Angka itu sebenarnya masih bagian dari kuota yang jauh lebih besar, yakni 35 juta saham yang sudah dialokasikan khusus untuk program ini. Soal harganya, ditetapkan di level Rp294 per lembar saham.
Menurut keterangan resmi yang dirilis Selasa lalu, penetapan harga itu bukan asal-asalan. Mereka mengacu pada aturan main yang berlaku, yaitu minimal 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa berturut-turut. Jadi, ada perhitungannya.
Nah, cara pelaksanaannya lewat mekanisme private placement, atau istilah lengkapnya penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu. Yang perlu dicatat, program ini punya tenggat waktu. Semua proses harus rampung paling lambat 13 Desember 2027. Artinya, masih ada waktu sekitar dua tahun ke depan.
Sebenarnya, rencana ini sudah dapat lampu hijau dari para pemegang saham jauh hari sebelumnya. Persetujuan itu diperoleh dalam sebuah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada akhir 2022 lalu.
Lantas, apa sih MESOP ini sebenarnya? Intinya, ini adalah program insentif. Perusahaan memberikan hak kepemilikan saham secara cuma-cuma kepada karyawan, direksi, dan komisaris yang dianggap memenuhi syarat. Baik yang bekerja di induk perusahaan maupun di anak perusahaannya.
Saham-saham baru itu nantinya akan dibagikan begitu saja kepada para peserta yang lolos seleksi. Tujuannya jelas: membuat mereka punya rasa memiliki dan lebih sejalan dengan kinerja perusahaan.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020