Pegadaian Fasilitasi Mudik Lebih dari 4.000 Pemudik Jelang Lebaran 2026

- Selasa, 17 Maret 2026 | 17:25 WIB
Pegadaian Fasilitasi Mudik Lebih dari 4.000 Pemudik Jelang Lebaran 2026

Lebih dari 4.000 pemudik dari berbagai penjuru Indonesia akhirnya bisa pulang kampung. Mereka diberangkatkan Pegadaian lewat program 'Mudik Nyaman Bersama Pegadaian'. Ini upaya perusahaan untuk memfasilitasi masyarakat merayakan Lebaran bersama keluarga, tentu saja dengan perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar perjalanan biasa. Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menekankan hal ini. Menurutnya, tradisi tahunan itu sarat dengan nilai kebersamaan dan silaturahmi yang sangat kental.

"Kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan selamat dan nyaman," ujar Damar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2026).

"Lewat program ini, Pegadaian berharap bisa hadir bukan cuma sebagai lembaga keuangan. Tapi lebih sebagai sahabat yang mendukung perjalanan mereka berkumpul kembali dengan orang-orang tercinta."

Program ini merupakan wujud dari semangat 'Pegadaian Selalu Hadir'. Artinya, di samping layanan keuangan, perusahaan juga berkomitmen memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat.

Dari Bus Hingga Kapal, Fasilitas Lengkap Disiapkan

Untuk memastikan kenyamanan, persiapan dilakukan matang-matang. Pegadaian baru saja ikut serta dalam acara flag off 'Mudik Nyaman Bersama Danantara 2026' di Gelora Bung Karno, Jakarta. Berbagai moda transportasi disediakan, mulai dari bus eksekutif, kereta api, hingga transportasi laut. Pilihannya disesuaikan dengan rute perjalanan masing-masing peserta.

Tak cuma tumpangan. Para pemudik juga mendapat pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat, plus mudik kit dan pendampingan selama proses keberangkatan. Jadi, semuanya diatur agar perjalanan mereka benar-benar lancar.

Di sisi lain, Pegadaian memastikan layanannya tetap bisa diakses masyarakat selama Ramadan dan masa mudik. Melalui aplikasi Tring, berbagai transaksi seperti gadai atau pembayaran bisa dilakukan secara digital. Kapan saja dan di mana saja.

Kalau dilihat lebih jauh, program mudik ini juga bagian dari komitmen ESG perusahaan, khususnya di pilar sosial. Ia sejalan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin ke-11 tentang kota dan komunitas berkelanjutan. Intinya, Pegadaian berupaya mendukung mobilitas yang aman serta sistem transportasi yang lebih inklusif, khususnya di momen Ramadan dan Idul Fitri.

Ada Juga Program Bebas Bunga

Selain urusan mudik, Pegadaian punya program lain untuk meringankan beban masyarakat selama bulan puasa. Salah satunya adalah Gadai Bebas Bunga, di mana nasabah bisa mendapatkan bebas sewa modal hingga 60 hari. Program ini berlaku sampai 30 April 2026.

Dengan segudang inisiatif itu, harapannya manfaat yang dirasakan masyarakat bisa lebih luas dan berkelanjutan.

Acara flag off tadi sendiri dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Di antaranya Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO BPI Danantara Dony Oskaria, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, serta Kapala Korps Lalu Lintas Polri Irjen. Pol. Agus Suryonugroho. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antar-BUMN dalam menyelenggarakan program mudik untuk rakyat Indonesia.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar