[Ilustrasi: Gambar terkait laporan]
MURIANETWORK.COM – Laporan baru yang mengejutkan muncul dari dokumen Jeffrey Epstein. Kali ini, namanya dikaitkan dengan sosok pengusaha Indonesia, Hary Tanoesoedibjo.
Berkas yang berisi email-email itu menyebutkan sebuah transaksi properti. Menurut dokumen tersebut, Tanoesoedibjo disebut membeli rumah milik Donald Trump yang terletak di Beverly Hills. Yang menarik, transaksi itu konon dilakukan dengan harga yang sengaja dinaikkan.
Tak cuma itu. Isi berkasnya lebih jauh lagi.
"Sumber tersebut menuduh bahwa Tanoesoedibjo membeli rumah Trump di Beverly Hills dengan harga yang dinaikkan dan memperkenalkan seseorang kepada 'CIA Indonesia',"
Begitu kutipan yang beredar, diunggah oleh akun X @malcolmx653459 dan dilansir Harian Massa, Minggu (1/2/2026).
Nah, di bagian lain dokumen yang sama, ada juga klaim bahwa Donald Trump "dikompromikan" oleh Israel. Jadi, narasinya jadi makin kompleks dan berlapis.
Di sisi lain, informasi ini langsung memicu perbincangan hangat di media sosial, khususnya platform X. Kata kunci "Indonesia CIA" pun mendadak viral, memicu spekulasi dan berbagai tanya dari netizen.
Namun begitu, penting untuk diingat: semua klaim ini masih belum terverifikasi kebenarannya. Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi atau pernyataan resmi dari Hary Tanoesoedibjo mengenai sebutannya dalam berkas Epstein tersebut.
Keheningan dari pihak yang bersangkutan tentu menambah tanda tanya besar. Publik pun masih menunggu klarifikasi.
Berita ini dikembangkan dari laporan media yang telah terbit.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu