Pernyataan terbaru Ahmed disampaikan oleh Sam Issa, pengacara imigrasi yang mendampinginya. Issa menemui kliennya di Rumah Sakit St George, Kogarah, di Sydney bagian selatan, pada Senin malam waktu setempat.
"Dia sama sekali tidak menyesal. Tegas sekali, dia bilang akan melakukannya lagi. Cuma, rasa sakitnya sekarang ini mulai benar-benar terasa," kata Issa, menggambarkan tekad sekaligus penderitaan pria itu.
Pengacaranya lalu menambahkan, kondisi Ahmed jauh dari kata sehat. "Keadaannya tidak baik. Tubuhnya penuh luka tembak. Pahlawan kita ini sedang berjuang keras saat ini," ucap Issa, suaranya terdengar haru.
Artikel Terkait
Drone Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang, 12 Nyawa Melayang di Ukraina Timur
Tim SAR Evakuasi 7 Korban Longsor Pasirlangu, Total Korban Tembus 83 Jiwa
Balas Dendam Berdarah Sopir Angkot di Koja Berujung Penangkapan
Kebakaran Apartemen Mewah di PIK Berhasil Dikendalikan dalam 20 Menit