Pasutri di Bantul Tewas Tersengat Listrik Saat Jemur Pakaian

- Senin, 02 Februari 2026 | 22:00 WIB
Pasutri di Bantul Tewas Tersengat Listrik Saat Jemur Pakaian

Tragis di Bantul, Pasutri Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Jemur Pakaian

Suasana duka menyelimuti sebuah rumah di Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Senin lalu. Pasangan suami istri ditemukan tewas di dalam rumah mereka. Menurut informasi awal, insiden naas ini terjadi saat mereka sedang menjemur pakaian.

Korban diidentifikasi sebagai AR (67) dan istrinya, SW (44). Meski KTP mereka tercatat di Ketandan, Banguntapan, pasangan ini diketahui tinggal di lokasi kejadian perkara.

“Kedua korban ini berstatus suami istri,” jelas Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto.

Cerita bermula dari aktivitas rumah tangga yang biasa saja. SW tengah menjemur pakaian di belakang rumah, menggunakan bentangan kawat. Tak berapa lama kemudian, tetangga di sekitarnya mendengar sesuatu yang membuat bulu kuduk merinding: teriakan minta tolong.

Suara itu datang dari arah rumah pasutri itu. Beberapa warga yang penasaran dan khawatir pun mendatanginya. Apa yang mereka lihat sungguh mengerikan.

Kedua korban sudah tergeletak tak bergerak di lantai. Tangannya masih memegang erat kawat jemuran itu. Dugaan kuat, mereka tersengat aliran listrik yang mungkin bocor ke kawat tersebut.

Spontan, suasana jadi riuh. “Matikan listriknya!” teriak salah seorang saksi, panik. Warga yang lain langsung bergerak cepat. Mereka memutus aliran listrik ke rumah itu, termasuk di meterannya.

Sayangnya, upaya itu sudah terlambat. Seorang tenaga kesehatan yang kebetulan tinggal di dekat situ segera dipanggil untuk memeriksa. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kehidupan. Untuk kepastian lebih lanjut, jenazah kemudian dibawa ke RSU Rajawali Citra di Potorono.

“Saat ditemukan kondisinya sudah meninggal dan memegang kawat beraliran listrik,” pungkas Iptu Rita, mengonfirmasi gambaran pilu itu.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler