Lasarus Serahkan Bus Sekolah untuk Siswa Pedesaan di Kalbar

- Rabu, 17 Desember 2025 | 15:18 WIB
Lasarus Serahkan Bus Sekolah untuk Siswa Pedesaan di Kalbar

Pontianak - Rabu lalu, tepatnya 17 Desember 2025, suasana di SMA Santa Maria Nanga Pinoh, Melawi, tampak berbeda. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, hadir bukan untuk rapat, melainkan untuk menyerahkan kunci dua unit bus sekolah. Bantuan itu ditujukan untuk SMA Santa Maria dan juga SD-SMP Panca Setya 1 di Sintang. Program ini berasal dari Kementerian Perhubungan RI, dengan anggaran tahun 2024.

Acara serah terima itu ramai dihadiri pejabat. Tampak hadir Kepala BPTD Kalbar, I Ketut Suhartana, plus sejumlah tokoh legislatif dan eksekutif setempat. Kehadiran mereka memberi kesan bahwa momen ini cukup penting.

Menurut Lasarus, kedua bus itu adalah hasil usulannya. Tujuannya sederhana: mendukung kelancaran kegiatan belajar-mengajar, terutama untuk sekolah di daerah.

“Hari ini kita menyerahkan dua unit bus untuk sekolah dari Kementerian Perhubungan yang memang saya usulkan,”

ujarnya kepada awak media usai acara.

Dia bercerita, dari informasi yang dia terima, kedua sekolah ini punya segudang aktivitas. Mulai dari kunjungan ke stasiun atau dusun, sampai ikut berbagai event di luar kota. Selama ini, setiap ada kegiatan luar, mereka terpaksa menyewa bus. “Ke Pontianak atau kota lain, ya harus sewa. Semoga dengan bus ini, urusan transportasi mereka jadi lebih gampang,” jelas Lasarus.

Di sisi lain, bantuan ini juga dia anggap sebagai bentuk kehadiran negara. Intinya, untuk meringankan beban. Terutama bagi orang tua siswa di pedesaan.

“Saya dapat info, sekitar 70-80 persen siswa sini dari desa. Dengan ada bus sekolah, orang tua enggak perlu lagi keluarkan biaya tambahan tiap kali anaknya ada kegiatan di luar. Itu kan lumayan,” ungkapnya.

Harapannya sih, bus ini bisa dipakai untuk segala kegiatan yang menunjang belajar. Termasuk ekstrakurikuler yang butuh kendaraan.

Lalu, bagaimana dengan rencana ke depan? Lasarus mengakui masih ada usulan serupa untuk tahun berikutnya. Tapi dia menegaskan, semua harus lewat proses verifikasi pemerintah. Dia tak bisa memutuskan sendiri.

“Di Melawi ini, contohnya, ada usulan dari satu pesantren dan SMA Eclesia. Santrinya katanya lebih dari seribu, siswanya hampir 700-800. Secara jumlah mungkin memenuhi syarat. Tapi kita lihat nanti, karena juga tergantung APBN. Apakah programnya masih berlanjut atau tidak,”

katanya lagi.

Sementara di lokasi lain, penyerahan bus untuk SMP Panca Setya Sintang diwarnai kehadiran Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak. Dia datang bersama beberapa anggota Fraksi PDI Perjuangan, seperti Jimi Manopo, Honoratus Guntur, Sebastian Jaba, dan Wardianus.

Sedangkan di Melawi, selain Lasarus, tampak juga Bupati Dadi Sunarya dan Wakil Bupati Malin. Mereka hadir bersama jajaran DPRD setempat, menyaksikan langsung penyerahan bus untuk SMA Santa Maria. Sebuah bentuk perhatian yang, meski kecil, mudah-mudahan terasa manfaatnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar