Penantian panjang selama 20 tahun akhirnya berakhir sudah. Arsenal memastikan diri melaju ke partai puncak Liga Champions musim 2025/2026 setelah menaklukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat The Gunners unggul agregat 2-1 dan untuk pertama kalinya sejak musim 2005/2006 mereka kembali merasakan atmosfer final turnamen sepak bola antar klub paling bergengsi di Eropa.
Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan Arsenal lahir dari kaki Bukayo Saka menjelang akhir babak pertama. Pemain muda berbakat itu berhasil memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Leandro Trossard yang sempat membentur barisan pertahanan Atletico. Gol tersebut langsung mengubah kedudukan agregat menjadi 2-1 dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Sejak awal laga, Arsenal tampil percaya diri dengan berupaya menguasai bola dan mengendalikan tempo permainan. Dalam lima menit pertama, pasukan Mikel Arteta mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 60 persen. Sementara itu, Atletico memilih strategi bertahan sambil menunggu kesempatan untuk merebut bola dan melancarkan serangan balik.
Beberapa ancaman sempat dilancarkan tim tamu. Pada menit ketujuh, Julian Alvarez menyambar umpan silang mendatar dari Giuliano Simeone, namun arah bola masih belum mengancam gawang. Kemelut juga terjadi di kotak penalti Arsenal pada menit ke-11, tetapi pertahanan tuan rumah berhasil mengamankan situasi. Di sisi lain, Arsenal beberapa kali mengancam gawang Atletico melalui tembakan mendatar Gabriel Magalhaes pada menit ke-18 dan umpan silang Myles Lewis-Skelly di menit ke-25 yang sayangnya belum ada rekan setim yang menyambarnya.
Memasuki babak kedua, Atletico meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Viktor Gyokeres nyaris mencetak gol pada menit ke-65 setelah menyambar umpan silang Piero Hincapie, namun bola melambung di atas mistar gawang. Alexander Sorloth juga melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti Arsenal pada menit ke-86, tetapi berhasil diblok oleh pertahanan tuan rumah.
Kemelut kembali terjadi di kotak penalti Arsenal pada menit ke-50 ketika Simeone memotong bola sundulan William Saliba. Namun, Gabriel Magalhaes dengan sigap berhasil merebut kembali bola sehingga gawang Arsenal tetap aman. Hingga peluit akhir dibunyikan, keunggulan tipis 1-0 milik Arsenal tidak mampu dikejar oleh Atletico.
Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Arsenal ke final, tetapi juga mengakhiri penantian panjang selama dua dekade. Mikel Arteta dan para pemain menyambut hasil ini dengan penuh kebanggaan. Dalam pernyataannya usai pertandingan, Arteta menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah kerja keras seluruh tim dan dukungan tak henti dari suporter.
“Ini adalah momen yang sangat spesial bagi klub dan para penggemar. Kami telah bekerja keras sepanjang musim dan hasil ini membuktikan bahwa kami berada di jalur yang benar,” jelas Arteta.
Artikel Terkait
PSM Makassar Diprediksi Selamat dari Degradasi, Persis Solo dan Madura United Terancam
Pembalap Muda Indonesia Sabian Fathul Ilmi Juarai Seri Kedua Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pasifik di Australia
Simeone Akui Arsenal Pantas ke Final Usai Atletico Madrid Tersingkir di Semifinal Liga Champions
Bayern Munchen Vs PSG: Laga Hidup Mati Perebutkan Tiket Final Liga Champions