Simeone Akui Arsenal Pantas ke Final Usai Atletico Madrid Tersingkir di Semifinal Liga Champions

- Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB
Simeone Akui Arsenal Pantas ke Final Usai Atletico Madrid Tersingkir di Semifinal Liga Champions

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menegaskan bahwa timnya telah memberikan segalanya saat menghadapi Arsenal di babak semifinal Liga Champions. Meskipun harus tersingkir, ia mengakui bahwa lawan pantas melaju ke final setelah memanfaatkan peluang yang ada, termasuk di babak pertama. “Tim memberikan segalanya. Jika kami tersingkir, itu karena lawan kami pantas lolos. Mereka memanfaatkan peluang mereka, termasuk peluang besar mereka di babak pertama, dan mereka pantas lolos,” ujarnya melalui laman resmi UEFA. “Jika Anda bertanya bagaimana perasaan saya: Saya merasa tenang dan damai. Tim memberikan segalanya,” tambahnya.

Simeone menyoroti kegagalan timnya memanfaatkan kesempatan di leg pertama sebagai faktor krusial. “Di leg pertama, kami bisa saja menang di babak kedua, tetapi kami tidak cukup klinis dalam situasi yang kami hadapi,” katanya. Meski demikian, ia menilai performa anak asuhnya di leg kedua sudah cukup baik, khususnya dalam aspek pertahanan. “Kami bermain bagus dalam bertahan di babak pertama, tetapi tidak begitu bagus dalam menyerang – tetapi kami meningkat di area itu. Kami memiliki peluang, keadaan bisa saja berpihak kepada kami, tetapi tidak,” jelas pelatih asal Argentina tersebut.

Secara keseluruhan, Simeone menilai perjalanan timnya di Liga Champions musim ini patut diapresiasi, terutama setelah sukses menyingkirkan Barcelona di babak perempat final. “Kami berada dalam situasi yang tidak diharapkan siapa pun. Kami bersaing dengan tim yang memiliki kekuatan dan daya yang begitu besar. Kami memberikan yang terbaik dan sekarang kami harus menerima posisi kami saat ini,” ujarnya. “Saya berterima kasih kepada para pendukung dan pemain kami. Saya merasa bangga berada di posisi saya saat ini.”

Pelatih berusia 54 tahun itu juga menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain, termasuk Antoine Griezmann. “Kami bersaing dengan baik melawan Barcelona di perempat final, dan di semifinal melawan Arsenal. Kami telah bermain sangat baik, dan itu berkat kerja keras para pemain, termasuk Antoine Griezmann,” lanjutnya. Oleh karena itu, ia berharap para pendukung tetap menghargai perjuangan tim meskipun gagal melaju ke partai puncak.

“Saya harap para penggemar menghargai apa yang telah kami lakukan dalam beberapa pertandingan terakhir. Koke luar biasa; dia benar-benar seorang master, dia menunjukkan kepemimpinan dan bakat, meskipun usianya masih muda,” tandas Simeone.

Sementara itu, kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, mengakui bahwa timnya bermain dengan rasa takut berlebihan di babak pertama. “Saya pikir babak kedua bagus, seperti di Madrid juga. Di babak pertama, mungkin kami terlalu menghormati lawan dan takut bermain. Babak kedua bagus, tetapi itu tidak cukup untuk mencapai final,” ujarnya kepada Amazon Prime. “Kami sedih, tetapi ini sepak bola. Arsenal lebih baik, dan mereka berada di final,” pungkasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar