Hari ini, operasi pencarian di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Cisarua, kembali membuahkan hasil yang pilu. Tim gabungan berhasil mengevakuasi tujuh body pack dari reruntuhan. Dengan penemuan terbaru ini, total korban yang telah dievakuasi menjadi 83 orang.
Hal itu disampaikan langsung oleh SAR Mission Coordinator, Ade Dian Permana, pada Senin sore.
"Hari ini kami temukan tujuh body pack. Kalau dihitung total sejak awal, sudah 83 yang berhasil kami evakuasi," ujar Ade.
Ia merinci lokasi penemuannya. Satu body pack ditemukan di sektor A2, satu lagi di sektor A3, dan lima lainnya berasal dari sektor B2. Proses identifikasi pun terus berjalan, meski tak mudah.
Menurut data tim DVI Polda Jawa Barat, dari 83 body pack itu, baru 61 korban yang berhasil teridentifikasi. Sisanya, sekitar 20 body pack, masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Dalam proses identifikasi ini, kami juga menemukan fakta bahwa dua body pack ternyata berasal dari satu orang yang sama, yang bagian-bagian tubuhnya terpisah," jelas Ade melanjutkan.
Di sisi lain, angka penemuan ini sebenarnya sudah melampaui target awal pencarian. Tapi, menurut Ade, operasi tidak serta merta dihentikan.
"Setelah koordinasi dengan Incident Commander dan tim DVI, kami sepakat untuk terus mencari sampai masa tanggap darurat berakhir," ungkapnya.
Namun begitu, ada penekanan. Daftar nama yang dicari tidak lagi menjadi patokan mutlak. Itu lebih berfungsi sebagai bahan pembanding selama evaluasi operasi di lapangan, yang kondisinya dinamis.
"Kami mohon pengertian semua pihak. Situasi di lapangan terus berkembang, dan data kami pun ikut menyesuaikan," imbuh Ade.
Pencarian akan terus dilanjutkan. Di balik angka-angka statistik itu, yang tersisa adalah harapan untuk memulangkan setiap korban, sekaligus kepastian bagi keluarga yang masih menunggu.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Guru yang Tanamkan Nilai dan Etika Tak Tergantikan AI
WHO Konfirmasi Wabah di Kapal Pesiar MV Hondius Akibat Virus Andes yang Langka
Serangan Israel Tewaskan Komandan Senior Pasukan Radwan Hizbullah di Beirut
BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada 6-8 Mei 2026