Menanggapi hal ini, Mirwan MS akhirnya angkat bicara. Lewat sebuah unggahan di media sosialnya, ia meminta maaf secara terbuka.
"Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," tulisnya.
Permintaan maaf itu ditujukan ke banyak pihak. Mulai dari Presiden Prabowo Subianto, Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, hingga seluruh masyarakat, khususnya warga Aceh Selatan. Ia mengakui tindakannya menimbulkan ketidaknyamanan dan kekecewaan.
Namun begitu, permintaan maaf itu kini harus berhadapan dengan konsekuensi yang sudah dijatuhkan. Pemberhentian sementara selama tiga bulan resmi berlaku, meninggalkan pelajaran tentang tanggung jawab seorang pemimpin di saat rakyatnya sedang susah.
Artikel Terkait
Pemerintah Terapkan WFA 5 Hari untuk ASN dan Swasta Jelang Lebaran 2026
Jalan Lintas Selatan Blitar Segera Beroperasi, Dukung Mudik dan Pemerataan
Jelang Buka Puasa, Kemacetan Parah Landa Sejumlah Ruas Tol Jakarta
Makan Bergizi Gratis di Sekolah Perkuat Solidaritas dan Gairah Belajar