Wardatina Mawa akhirnya mengambil langkah hukum. Konten kreator itu telah mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi ke Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Kamis lalu. Persoalan harta bersama dan masa depan anak mereka pun jadi perhatian.
Setelah berbulan-bulan diwarnai kabar keretakan, Mawa sapaan akrabnya tampaknya sudah bulat. Gugatan itu dilayangkan, mengukuhkan niatnya untuk mengakhiri hubungan rumah tangga. Menurut sejumlah saksi, ranah domestik mereka mulai retak gara-gara isu perselingkuhan yang melibatkan Inara Rusli. Bahkan, Mawa tak segan melaporkan pasangan itu ke pihak berwajib dengan membawa sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV. Laporannya sendiri dikabarkan sudah masuk tahap penyidikan.
Soal hak asuh anak, Mawa terlihat sangat jelas. Ia menuntut hak asuh penuh atas anak semata wayang mereka, mengacu pada aturan hukum yang biasanya memihak ibu untuk anak di bawah umur.
"Kalau hak asuh anak pasti ya di bawah 12 tahun tuh kan anak pasti bakalan sama ibunya kan ya," ujarnya.
"Itu pastilah nanti kita bisa diskusikan lah gimana baiknya," sambungnya, memberi ruang untuk pengaturan jadwal pertemuan dengan mantan suami nantinya.
Namun begitu, ketika ditanya soal pembagian harta gono-gini, ia memilih bersikap lebih tertutup. Mawa hanya berujar singkat, "Nah, itu nanti deh bisa dipikirkan." Yang jelas, ia memastikan tak akan menghalangi komunikasi antara anak dan ayahnya. "Udah bolak-balik ketemu kok. Jadi walaupun aku enggak ada komunikasi sama dia, tetap dia komunikasi sama mbak, jadi aman kok," lanjutnya.
Di sisi lain, respons Insanul Fahmi justru berbeda. Kabarnya, ia masih berupaya dan berharap bisa rujuk, mempertahankan biduk rumah tangga mereka. Tapi harapan itu sepertinya tinggal harapan.
Mawa dengan tegas menampik kemungkinan itu. Baginya, semua sudah berakhir. "Aku enggak bisa lagi untuk ngelanjutin. Jadi, aku memang sudah resmi gugat cerai ke Pengadilan Agama di Lubuk Pakam, Medan. Nah, dari situ itu sudah ada registrasi," ungkapnya tegas.
"Jadi memang aku sudah resmi untuk gugat cerai."
"Jadi mohon maaf kalau memang dia mempertahankan, mengupayakan, kayaknya enggak bakalan ngaruh juga di aku," tandasnya, menutup pintu rekonsiliasi.
Dengan demikian, babak baru dalam kehidupan mereka pun dimulai. Gugatan cerai telah diajukan, dan kini tinggal menunggu proses hukum berjalan. Perjuangan Mawa untuk hak asuh anak dan pembagian harta, nampaknya, baru akan mulai diperjuangkan di meja hijau.
Artikel Terkait
Konser Slank di Malang Dihantui Aksi Pencopetan, 14 Ponsel Raib
Antwerp Juarai FIBA 3x3 Challenger Tokyo, Lolos ke World Tour Zadar
Remaja 16 Tahun Jadi Korban Bacokan dan Panahan Geng Motor di Makassar
Dinkes Sumsel Pastikan Makanan Pesawat Haji Aman, Rendang Tidak Direkomendasikan